Ketua Kadin Bali Ditangkap di Jakarta, Ini Kasusnya

oleh
Ketua Kadin Bali Bali AA Alit Wira Putra . (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Direktorat Kriminal Umum Polda Bali menangkap Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali AA Alit Wira Putra saat berada di Hotel Bellagio Kuningan, Jakarta Selatan. Caleg DPR dari Partai Gerindra ini ditangkap karena diduga terlibat kasus penipuan pengurusan izin pelebaran kawasan Pelabuhan Pelindo Benoa, Bali.

“Direktorat Kriminal Umum telah mengamankan tersangka AA Alit Wira Putra di Jakarta,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja kepada wartawan, Kamis (11/4/2019).

Menurut Hengky, Alit Wira Putra terlibat kasus penipuan perizinan dan statusnya sudah menjadi tersangka. “Tersangka terlibat kasus penipuan pengurusan perizinan pelebaran kawasan pelabuhan Pelindo Benoa,” ungkapnya.

Untuk proses selanjutnya, Hengky mengungkapkan, tersangka Alit diterbangkan ke Denpasar menggunakan maskapai City Link pukul 07.30 WIB.

Sementara Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan Gerindra Provinsi Bali I Made Gede Ray Misno membenarkan bahwa Alit Wira Putra merupakan caleg Gerindra yang maju ke kursi DPR RI.

“Iya, Gung Alit caleg DPR RI. Dia nyaleg sejak 2009, 2012 juga sudah nyaleg,” kata Ray Misno seperti diriberitakan detik.com, Kamis (11/4/2019).

Ray Misno menyebut Alit sudah maju nyaleg selama tiga periode. Hanya saja Alit belum pernah lolos ke Senayan. “Belum, belum (pernah lolos),” tuturnya.

Ray Misno mengaku prihatin dengan kasus yang menimpa salah satu kadernya itu. Dia berharap Alit bisa menjalani kasusnya dengan penuh tanggung jawab.

“Saya nggak tahu lo, yang jelas kalau kita seperti ini prihatin. Mudah-mudahan yang bersangkutan bisa menyelesaikan kasusnya karena tidak berkaitan dengan partai, ini kan pribadi yang bersangkutan,” harapnya.

Meski begitu, Ray Misno menyebut pihaknya tidak akan mengirimkan bantuan hukum. Sebab, kasus tersebut merupakan kasus pribadi dan tidak ada keterlibatan dengan partai.

“Nggak ini kasus pribadi bukan partai. Kalau pribadi itu kampanye senggolan, ini kan kasus pribadi jadi tidak akan ada bantuan hukum,” ucapnya.

Sosok Alit ini juga turut mendampingi cawapres Sandiaga Uno saat berkampanye di Bali. Dia juga terlibat diskusi aktif saat percakapan dengan pengrajin di Gianyar, para petani di Karangasem pada 23 Februari lalu.

Dalam kasus ini Alit diduga terlibat kasus penipuan pengurusan izin pelebaran kawasan Pelabuhan Pelindo Benoa, Bali. Alit ditangkap di Jakarta.

“Kasus lama tahun 2011, saat itu yang bersangkutan menjabat Wakil Kadin. Tersangka terlibat kasus penipuan pengurusan perizinan pelebaran kawasan pelabuhan Pelindo, Benoa,” ujar Dirkrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan. (*)