Ketua FKUB: Kapolda Bali Bikin Tiarap Ormas yang Berbuat Onar

oleh
Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose dan para pejabat utama Polda Bali bertemu dengan tokoh agama dari FKUB dan MUDP di Puri Santrian Resort, Sanur, Denpasar Selatan, Kamis (12/4/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet menilai Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose selama kepemimpinannya mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Bahkan, Kapolda disebut mampu membuat tiarap ormas yang kerap berbuat onar.

“Selama kepemimpinan Irjen Golose, tidak ada yang berani berbuat onar. Ormas pun dibuat tiarap,” kata Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet didampingi Ketua Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Provinsi Bali  Jero Gede Suwena Putus Upadesa.

Sukahet menyampaikan hal itu saat para tokoh agama di Bali bertemu Kapolda Bali di Puri Santrian Resort, Sanur, Denpasar Selatan, Kamis (12/4/2018).

Terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di Bali, menurut Sukahet, sampai sekarang masih berjalan dengan damai. “Kami selalu mendengungkan kepada masyarakat agar berpolitik dengan santun dan jangan pernah memakai isu agama. Pilkada sebagai sarana mencari pemimpin yang baik agar Bali tetap aman dan damai. Beda pilihan itu wajar, tapi siapapun yang nantinya terpilih harus memperlakukan masyarakat secara adil,” harapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose memberikan beberapa arahan terkait kondis kamtibmas menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di Provinsi Bali. Golose mengatakan, kerukunan antar umat beragama, khususnya di Bali, selama ini sudah berjalan dengan baik.

Meski demikian, jenderal polisi bintang dua ini mengakui masih sempat terjadi riak-riak kecil. Namun, kata dia, semua itu dapat diredam melalui ketulusan hati masyarakat dan rasa memiliki bersama, sehingga tidak muncul hal yang memberatkan.

“Saya berterima kasih kepada pemuka agama, karena sampai sekarang toleransi di Bali masih tetap terjaga. Ini tidak mudah dilakukan mengingat di beberapa daerah terjadi irisan-irisan,” Petrus Reinhard Golose didampingi sejumlah pejabat utama Polda Bali.

Terkait pelaksanaan pilkada, perwira tinggi lulusan Akpol tahun 1988 ini menilai sejauh ini berjalan dengan aman dan kondusif. Kondisi ini juga tidak lepas dari peran para tokoh agama dalam menenteramkan umatnya, sehingga masyarakat saling menghormati.

“Berdasarkan evaluasi dari Mabes Polri, belum ada hal-hal menonjol maupun pelanggaran berat dalam pelaksanaan Pilkada. Tentunya, peran tokoh agama dalam hal ini FKUB dan MUDP membantu Kepolisian dan TNI menciptakan situasi kondusif,” tegasnya. (*/Sir)