Ketua DPR Akui Kinerja Polri Makin Baik di Bawah Komando Jenderal Tito

oleh
Kapolri Jenderal Pol. Muhammad Tito Karnavian (tengah). (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengakui kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) semakin baik dalam kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D., dalam hal pelayanan dan keamanan kepada masyarakat.

“Wajar semenjak dipimpin Pak Tito memang kinerja kepolisian terus meningkat, kepercayaan publik meningkat juga,” ujar Bambang Soesatyo kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis  (5/7/2018).

Ketua DPR juga berharap dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Polri yang ke-72 menjadi momentum untuk terus meningkatkan kinerja Polri kedepannya.

Sementara anggota Komisi III DPR Eddy Wijaya Kusuma juga memberikan apresiasinya terhadap kinerja Polri di bawah kepemimpinan Kapolri  Jenderal Pol. Muhammad Tito Karnavian.

Eddy berharap agar Polri terus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, termasuk mengayomi dan melindungi secara profesional, modern, dan terpercaya.

Survei Kompas

Penilaian Bamsoet itu sejalan dengan hasil survei Litbang Kompas. Untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri, Litbang Kompas melakukan survei terhadap 800 responden di enam provinsi: Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Hasil survei menunjukan bahwa kinerja dan citra Polri makin diapresiasi publik. Sebanyak 81,8 persen responden mengaku puas terhadap kinerja polisi non lalu lintas. Kemudian, 80,5 persen responden mengaku puas dengan kinerja polisi yang menangani kasus terorisme. Sebanyak 79,8 persen responden merasa puas dengan kinerja polisi yang menangani Lakalantas.

Sebanyak 76 persen responden mengaku puas dengan kinerja polisi dalam memberantas narkoba. Kinerja Polantas secara umum meraih 74,6 persen, disusul polisi yang menangani kemacetan lalu lintas dengan 68,1 persen. Sedangkan 67,8 persen responden mengaku puas dengan kinerja polisi yang menangani pelanggaran lalu lintas.

Sementara hasil survei untuk tingkat kepercayaan terhadap aparat, responden masih tetap memilih TNI dan Polri sebagai institusi yang paling dipercaya dalam menjaga keamanan. Dimana sebanyak 74,6 persen responden percaya kepada polisi untuk menjaga keamanan rumah dan ancaman kejahatan. Kemudian 73,8 persen responden percaya kepada TNI, disusul 67,1 persen percaya kepada tokoh masyarakat, sebanyak 60,8 persen kepada security, sebanyak 58,5 persen kepada Hansip, dan sebanyak 54,1 persen percaya kepada pemuda

Lalu, bagaimana hasil survei terkait citra polisi di mata masyarakat? Berdasarkan hasil survei, tren citra polisi terus meningkat dari tahun 2015 sampai tahun ini. Dimana pada tahun 2015 sebesar 52,1 persen, tahun 2016 sebesar 63,2 persen, tahun 2017 sebesar 73,05 persen. Sedangkan untuk tahun 2018, citra polisi meningkat menjadi 82,9 persen. (*)