Keroyok Pengendara Motor Knalpot Brong, Tiga Pemuda Ini Diciduk Polisi

oleh
Tiga pemuda ini ditangkap polisi karena mengeroyok pengendara sepeda motor berknalpot ‘brong’ di Jalan Mahendradata, Denpasar, Minggu (23/2/2020). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Resmob Jatanras Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali berhasil menciduk tiga pria yang diduga pelaku pengeroyokan terhadap sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor berknalpot ‘brong’ di Jalan Mahendradata, tepatnya arah Lapangan Buyung, Denpasar, menuju RS Balimed Denpasar, Minggu (23/2/2020) sekitar pukul 02.00 WITA.


Aksi pengeroyokan antar kelompok pemuda itu sempat viral di media sosial. Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana menjelasan, kejadian itu bermula ketika korban, Ahmad Shidik Pratama (21) asal Banyuwangi dan Rahmad Yanuar Riski (17) bersama empat temannya mengenderai limat sepeda motor melintas di Jalan Mahendradata.

“Salah satu dari mereka menggunakan knalpot ‘brong’. Sedangkan pelaku yang berjumlah empat orang dengan tiga sepeda motor dan saat di TKP, tiba-tiba kelompok korban dihadang oleh kelompok pelaku dengan menggunakan dua sepeda motor,” kata AKBP I Wayan Jiartana, didampingi Kasubbag Humas dan Kanit I Sat Reskrim Polresta Denpasar, Rabu (26/2/2020).

Saat dihadang, menurut Wakapolresta, rombongan korban berusaha balik arah dan kabur ke arah Lapangan Buyung. Saat itulah tiga pelaku mengejar dan menendang sepeda motor Ahmad Shidik hingga terjatuh. Selanjutnya, tiga pelaku memukul korban menggunakan tangan kosong hingga menyebabkan Ahmad Shidik Pratama dan Rahmad Yanuar Riski mengalami sejumlah luka yang cukup parah.

Selain memukul, para pelaku juga menendang korban berkali-kali hingga akhirnya mereka kabur ke arah Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar.

Setelah mendapatkan informasi terkait kejadian tersebut, tim Resmob Jatanras Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali bergerak mencari pelaku pada Senin (24/2/2020). Pelaku bernama I Putu Agus Suecana Putra alias Agus Kicir (20) dan Dewa Nyoman Gede Sudiantara alias Dewa Ako (24) berhasil ditangkap polisi di rumah Putu Agus di Jalan Wibisana Barat, Denpasar Barat. Sedangkan Vikih Arista Hamim (22) ditangkap di tempat kerjanya di wilayah Kedonganan, Kuta, Badung.

“Motif pelaku melakukan pengeroyokan dikarenakan merasa tersinggung dengan gas ‘brong’ knalpot sepeda motor kelompok korban saat melintas,” katanya.

Polisi menyita barang bukti dari korban dan pelaku berupa pakaian korban dan pelaku serta tiga sepeda motor yang digunakan pelaku saat kejadian. Para pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. (*)