Keren, Armand Maulana Meriahkan Santri Expo 2018

oleh
Vokalis Gigi, Armand Maulana. (ist)
banner 300250

Surakarta, suarabali.com – Group Band Gigi dan Wali bakal ikut memeriahkan rangkaian peringatan Hari Santri 2018. Vokalis Gigi, Armand Maulana, akan tampil pada hari perdana, 5 Oktober 2018. Sementara Wali Band menjadi penutup acara, dua hari kemudian.

Santri Expo digelar sebagai pembuka peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2018. Santri Expo 2018 akan diikuti pondok pesantren se-Jawa Tengah dan sekitarnya, kementerian dan lembaga pemerintah, Badan Usaha Milik Negara, serta swasta.

Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama (NU) sebagai penyelenggara, menggelar acara ini di Jalan Bhayangkara, Surakarta, Jawa Tengah.

Expo ini diharapkan menjadi media informasi kreativitas santri pondok pesantren. Berbagai produk karya para santri pondok pesantren akan diperkenalkan ke masyarakat umum. Sehingga, diharapkan membuka peluang pengembangan ekonomi pesantren melalui kemitraan dengan berbagai pihak.

“Kita akan membangun konektivitas antara dunia pesantren dengan dunia industri,” kata Abdul Ghofarrozin atau yang akrab dipanggil Gus Rozin, Ketua Penyelenggara Santri Expo 2018 sekaligus Ketua Umum RMI.

Gus Rozin menegaskan acara ini akan membawa semangat “Santri Mandiri dan NKRI Hebat”. Sebab kegiatan ini bakal membuka peluang produk hasil pesantren bisa memenuhi kebutuhan pasar. Santri Expo 2018 akan menjadi eksibisi santri dan pondok pesantren terbesar pertama di Indonesia yang menampilkan produk-produk ekonomi kreatif para santri dan juga program inovatif pondok pesantren.

Selain menampilkan hiburan religius dari group band ternama, acara ini juga dimeriahkan pertandingan semi-final dan final Liga Santri Nusantara, berbagai lomba dan hiburan, serta talkshow.

RMI NU sebagai penyelenggara merupakan asosiasi pondok pesantren yang beranggotakan kurang lebih 23.000 pondok pesantren yang tersebar di Indonesia. Sebagai bagian dari kehidupan  masyarakat Indonesia, RMI NU juga berperan menjadi katalisator, dinamisator, dan fasilitator bagi komunitas santri dan pondok pesantren se-Indonesia. (*)