Kemeriahan CFD Spesial Galungan dan Kuningan di Gianyar

oleh
Bupati Gianyar Made Mahayastra mengunjungi stan kuliner di lokasi Car Free Day (CFD) spesial Galungan dan Kuningan di areal Taman Kota Gianyar, Minggu (23/2/2020). (Ist)
banner 300250

Gianyar, suarabali.com – Lautan manusia tampak memadati lokasi Car Free Day (CFD) spesial Galungan dan Kuningan di areal Taman Kota Gianyar, Minggu (23/2/2020). Ribuan warga hadir untuk mengikuti senam, jogging, bersepeda atau sekadar menonton pertunjukan. Bahkan, adapula yang ingin menikmati berbagai kuliner yang tersedia di Jalan Kebo Iwa.


Acara diawali dengan senam bersama dan hiburan dari SD Negeri 2 Batuan Kaler dan SMP Negeri 2 Gianyar yang mampu menarik khalayak untuk berkumpul menikmati pertunjukan. Tak kalah menarik, di depan SMP Negeri 1 Gianyar juga berjejer tenda. Menariknya, biasanya tenda dipenuhi oleh pedagang yang mengadu untuk meraup rupiah. Namun, kali ini tenda dipenuhi siswa SMK  yang ada di Kabupaten Gianyar untuk berlomba membuat masakan kuliner.

Setidaknya 14 SMK yang ada di Kabupaten Gianyar, baik negeri maupun swasta, ikut beradu kemampuan mengolah daging dengan berbagai rempah. Uniknya lagi, setiap tenda tidak dituliskan dari SMK mana peserta berasal, tetapi diisi nama-nama ikan yang ada di perairan Indonesia mulai dari ikan teri, salmon, dan yang lainnya.

Lomba kuliner tingkat SMK tersebut merupakan rangkaian kegiatan HUT PDI-P ke 47 di Kabupaten Gianyar yang digelar oleh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI-P Gianyar. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gianyar I Ketut Sudarsana mengatakan festival kuliner ini sebagai gema bahwa rempah nusantara masih ada dan dipakai oleh seluruh lapisan masyarakat. Apalagi sekarang masyarakat sangat memburu makanan kuliner khas suatu daerah.

Bupati Gianyar yang juga ketua DPC PDI-P, Made Mahayastra, mendukung penuh festival kuliner kali ini. Festival kuliner tersebut juga sesuai dengan visi misinya untuk  merancang atau menghidupkan kembali UMKM dan rakyat kecil.

Berbicara kuliner Bali, kata dia, satu-satunya daerah dan pemerintah yang memberikan kesempatan untuk kuliner tetap eksis dan berkembang hanya di Gianyar. Cukup mengunjungi pasar senggol Gianyar, semua kuliner tersedia di sana, mulai dari kue lukis, klepon, laklak, dan lainnya bahkan babi guling, ayam betutu lengkap tersedia dalam satu kawasan di pusat Kota Gianyar.

Bupati Mahayastra juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh SMK yang ada di Gianyar yang telah mengikuti lomba kuliner. Ia juga berpesan agar selepas dari dunia pendidikan agar muncul wirausaha-wirausaha muda di Gianyar baik di bidang kuliner atau lainnya. (*)