Kemenlu Jerman Puji Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Bali

oleh
Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati bertemu Delegasi Penanggulangan Bencana Kementerian Luar Negeri Republik Federal Jerman yang dipimpin Tina Debenham, Jumat (10/5/2019). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menerima kunjungan Delegasi Penanggulangan Bencana Kementerian Luar Negeri Republik Federal Jerman yang dipimpin oleh Kepala Staf Crisis Response Centre Tina Debenham. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wagub Bali, Jumat (10/5/2019). 

Dalam kesempatan tersebut, Cok Ace mengatakan sebagai daerah pariwisata dunia, kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana menjadi perhatian utama guna memberikan rasa nyaman dan aman bagi para wisatawan.

Dia menambahkan, kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi diperlukan sinergitas semua komponen yang ada, termasuk di dalamnya masyarakat, pihak swasta dan media  dalam upaya menciptakan ketangguhan dalam menghadapi bencana.

“Kami secara rutin melakukan simulasi kesiapsiagaan terhadap bencana, koordinasi dan komunikasi serta edukasi kepada masyarakat dalam meminimalisir risiko akan kebencanaan gencar kami lakukan. Dengan demikian, semua pihak paham akan apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana, dan diharapkan dapat mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa,” imbuhnya. 

Hal senada disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Made Rentin. Menurut dia, Pemprov Bali telah melakukan berbagai upaya dalam mewujudkan ketangguhan serta kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Secara rutin, kata dia, BPBD Bali bekerjasama dengan stakeholder terkait simulasi kesiapsiagaan bencana seperti gempa bumi dan tsunami. Tidak hanya itu, BPBD Bali juga telah menyiapkan skema evakuasi serta penanganan pasca bencana, seperti skema evakuasi wisatawan jika Bandara Ngurah Rai harus tutup karena erupsi Gunung Agung seperti beberapa waktu lalu.

Pemprov Bali akan menyediakan transportasi darat menuju bandara terdekat dan menyediakan penginapan  bagi para wisatawan dimana hal tersebut difasilitasi secara gratis.

“Kedepan kami akan terus meningkatkan kualitas kesiapsiagaan, di antaranya dengan menambah sirine peringatan dini tsunami, peningkatan kualitas para anggota dan relawan, serta yang terpenting membangun ketangguhan yang lebih kuat akan kebencanaan di tengah masyarakat. Kami ingin mewujudkan Desa Tangguh Bencana baik di desa adat maupun desa dinas seluruh Bali,” tuturnya. 

Menanggapi hal tersebut, Tina Debenham yang didampingi Konsul Jerman untuk Bali HE Robert Jantzen menyampaikan pujiannya terhadap berbagai langkah kesiapsiagaan yang telah dilakukan di Bali. Kedepannya, kata dia, pihaknya tertarik dan siap melakukan kerjasama di bidang penaggulangan bencana dengan Bali. Sehingga, Bali sebagai destinasi pariwisata dunia dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada para wisatawan, khususnya terkait penanganan kebencanaan. (*)