Kecamatan Mengwi Usulkan 658 Proyek dengan Dana Rp 865,5 Miliar

oleh
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri pembukaan Musrenbang Kecamatan Mengwi di ruang rapat Nagara Bhakti Kantor Camat Mengwi, Selasa (12/2/2019). (Ist)
banner 300250

Badung, suarabali.com – Kecamatan Mengwi mengusulkan 658 program pembangunan untuk tahun 2020 dengan total biaya mencapai Rp 865,5 miliar. Usulan ini disampaikan dalam Musrenbang RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kecamatan Mengwi tahun 2019 yang diadakan di ruang rapat Nagara Bhakti Kantor Camat Mengwi, Badung, Selasa (12/2/2019).

Musrenbang Kecamatan Mengwi dibuka Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya dan dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, para pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Badung, kepala UPT se-Kecamatan Mengwi, perwakilan organisasi wanita Kabupaten Badung, Muspika Mengwi, Perbekel/Lurah se-Kecamatan Mengwi, Ketua BPD dan LPM, bendesa adat se-Kecamatan Mengwi serta para tokoh masyarakat se-Kecamatan Mengwi.

Adapun rincian agenda prioritas pembangunan di Kecamatan Mengwi tahun 2020 adalah bidang sandang, pangan, dan papan sebanyak 359 usulan dengan jumlah biaya Rp 531.753.112.343, bidang kesehatan dan pendidikan sebanyak 267 usulan dengan jumlah biaya Rp 199.728.992.000, dan bidang jaminan sosial dan ketenagakerjaan sebanyak 13 usulan dengan jumlah biaya Rp  1.455.000.000.

Selain itu, bidang adat, agama, dan budaya sebanyak 11 usulan dengan jumlah biaya Rp 2.640.000.000, serta bidang pariwisata sebanyak 8 usulan dengan jumlah biaya Rp 129.953.000.000. Total seluruhnya mencapai 658 usulan dengan jumlah biaya Rp 865.530.104.343.

Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra melaporkan, secara teknis pada tahun ini pelaksanaan Musrenbang RKPD menggunakan sistem informasi perencanaan pembangunan daerah (E-Musrenbang).

“Perencanaan seperti ini akan menghasilkan data yang mudah, cepat, tepat, dan sesuai dengan arahan yang terkandung dalam Permendagri No. 86 Tahun 2017,” terangnya.

Sementara Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya mengatakan musrenbang kecamatan wajib dilaksanakan dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini, kata dia, akan menentukan kematangan dan kemantapan usulan kegiatan yang nantinya dimanfaatkan untuk penyempurnaan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) secara berkesinambungan dan terintegrasi.

Dalam musrenbang kecamatan ini, menurut dia, juga dibuka ruang komunikasi antar stakeholder (pemerintah, masyarakat, dan sektor pariwisata) dalam penyusunan RKPD 2020. “Tujuannya, untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan di desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di kecamatan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa berterima kasih kepada segenap jajarannya di Kecamatan Mengwi yang telah melaksanakan musrenbang dari tingkat desa/kelurahan se-Kecamatan Mengwi. Musrenbang ini nantinya berlanjut ke tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional.

“Pelaksanaan musrenbang ini merupakan amanah konstitusional dalam penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan daerah,” ungkap Suiasa.

Dia menjelaskan, musrenbang kecamatan mengacu pada dokumen-dokumen daerah, yaitu visi-misi, RPJMD, dan konsep Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) serta 5 prioritas program pembangunan dan mengacu pada potensi wilayah setempat.

Untuk mempercepat pertumbuhan dan dinamika pembangunan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat, maka akan dilihat potensi-potensi yang akan dikembangkan, terutama fasilitas umum dan infrastruktur dasar kebutuhan masyarakat.

“Untuk Kecamatan Mengwi, fasilitas yang akan dibangun antara lain fasilitas kesehatan seperti Puskesmas tingkat 1 di Desa Sembung dan pembangunan 3 unit gedung baru di RSUD Mangusada. Untuk fasilitas umum, rencana pembangunan stadion bertaraf nasional di GOR Mengwi dan kelengkapannya serta pembangunan shortcut untuk mengurai kemacetan serta memperlancar perekonomian masyarakat. Salah satunya shortcut Pererenan-Canggu dan Mengwitani, tepatnya di kantor Polres Badung ke timur, serta pembangunan infrastruktur dasar kebutuhan masyarakat seperti pembangunan sekolah menengah pertama di Cemagi dan Pererenan,” paparnya. (*)