Kebun Raya Purwodadi Berpotensi Tarik Kunjungan Wisatawan

oleh
Kebun Raya Purwodadi. (Ist)
banner 300250

Pasuruan, suarabali.com – Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam optimistis Kebun Raya Purwodadi dapat menjadi objek pariwisata baru bagi wisatawan, baik lokal maupun asing. Bahkan harapan kedepannya, setiap daerah bisa memiliki kebun raya sebagai aset utama peningkatan penghasilan daerah.

Ridwan Hisjam menyampaikan hal itu saat mengunjungi Kebun Raya dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Purwodadi bersama Tim Kunjungan Kerja Komisi VII DPR di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (6/7/2018). Dia melihat saat ini banyak perkembangan yang dilakukan oleh LIPI dan Kebun Raya Purwodadi dalam rangka menuntaskan program pemerintah.

“Bisa kita lihat di Eropa, fungsi kebun raya bukan saja sebagai tempat konservasi keanekaragaman hayati, melainkan juga sebagai tempat wisata utama para wisatawan yang datang ke daerah tersebut. Saya yakin jika kita konsisten, beberapa tahun kedepan, Indonesia bisa melakukan hal yang sama. Bahkan bisa mengalahkan hegemoni dari alun-alun yang selalu jadi objek wisata utama di daerah,” kata Ridwan.

Politisi Partai Golkar ini menilai, kebun raya memiliki potensi yang sangat tinggi untuk pariwisata. Salah satunya Kebun Raya Purwodadi di Jawa Timur ini, yang letaknya yang strategis di Jalan Malang-Surabaya, membuat kebun ini layak menjadi destinasi ekowisata yang mampu menarik wisatawan asing maupun lokal.

“Kami harap Kebun Raya Purwodadi ini tidak kalah dengan Kebun Raya Bogor. Apalagi Kebun Raya Purwodadi punya ciri khas, yaitu tanaman anggrek dan bisa jadi ikon, tinggal bagaimana mengembangkannya. Karena itu, harus ada sinergi agar kebun raya di Pasuruan ini juga bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang mampu mengangkat pariwisata daerah,” lanjut Ridwan.

Politisi dapil Jatim ini juga menyatakan bahwa dirinya pernah mengajukan anggaran khusus untuk pengembangan yang akan dilakukan oleh LIPI dan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk Kebun Raya Purwodadi. Untuk itu, ia siap untuk mengajukan kembali apabila hal ini dibutuhkan ke depannya. (*)