Karya Atma Wedana di Desa Adat Kapal Telan Dana Rp 1,4 Miliar

oleh
Karya Atma Wedana dan Manusa Yadnya digelar di wantilan Desa Adat Kapal dan Lapangan Putra Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung, Minggu, (7/10/2018). (Ist)
banner 300250

Badung, suarabali.com – Karya Atma Wedana dan Manusa Yadnya digelar di wantilan Desa Adat Kapal dan Lapangan Putra Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung, Minggu, (7/10/2018).

Kegiatan itu dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwarta, anggota DPRD Badung Nyoman Ardana, Kabid Adat dan Tradisi Ida Bagus Agung, Lurah Kapal, Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana, Pelingsir Mengwi AA Gede Agung, dan tokoh masyarakat setempat.

Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana mengatakan Atma Wedana dan Manusa Yadnya secara masal ini bertujuan meringankan beban masyarakat, diadakan secara efisien, dan tidak menggangu aktivitas masyarakat yang terlalu banyak.

Kegiatan itu diikuti peserta dari 18 Banjar Adat se-Desa Adat Kapal. Karya dipuput langsung para pemangku para sangging di Desa Adat Kapal dengan sulinggih yang ada di Kabupaten Badung dari berbagai kelompok sulinggih.

Dia menjelaskan, terkait dana upacara diperkirakan menghabiskan Rp 1,4 miliar bersumber dari dana hibah Kabupaten Badung. Kegiatan itu diharapkan mampu meringankan beban masyarakat.

“Harapan saya agar kedepannya acara ini tetap bisa berlangsung serta didukung oleh elemen masyarakat, baik itu masyarakat luar maupun masyarakat di Desa Adat Kapal,“ terangnya.

Ketua Panitia Karya, Ketut Sudira melaporkan rangkaian Karya Manusa Yadnya lan Pitra Yadnya di Desa Adat Kapal pada Rahina Buda tanggal 19 September 2018 dilaksanakan karya ngelungah/ngelangkir sebanyak 171 orang, saniscara pada 22 September 2018, acara ruwatan sapu leger dengan jumlah 117 orang, radite pada 7 Oktober 2018 dengan acara metelu bulanan/mapetik, sebanyak 115 orang, matatah 225 orang, sanan mpeg 38 orang, anggara pada 9 Oktober 2018 dengan acara atma wedana sebanyak 118 orang. (*)