Kapolri Tegaskan Tak Ada Friksi di Internal Polri

oleh
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com –Mutasi  perwira tinggi dan perwira menengah Polri belakangan ini diiringi isu adanya faksi-faksi dan friksi-friksi di internal institusi Polri. Namun, hal itu dibantah Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Meski demikian, Tito mengatakan perbedaan dalam organisasi wajar terjadi selama perbedaan itu tidak menimbulkan dampak negatif. Bahkan, dia menilai perbedaan bagian dari demokrasi.

“Saya ingin menekankan bahwa pergantian pejabat, tidak ada kaitannya dengan faksi-faksi, friksi-friksi internal. Polri tetap solid,” ujar Tito  kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Menurut Tito, perbedaan bagian dari penguatan kebijakan yang dihasilkan. Bahkan, dalam struktur seperti paramiliter, meskipun ada sipil berseragam juga wajar terjadi dinamika internal.

“Semua perbedaan hal biasa, justru untuk memperkuat kebijakan melalui mekanisme check and balances,” tuturnya.

Beberapa hari lalu, Tito memutasi 48 perwira menengah dan perwira tinggi Polri.

Satu di antaranya jabatan Kabareskrim yang sebelumnya ditempati Komjen Pol. Arief Sulistyanto digantikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Idham Azis.

Arief kemudian menempati posisi sebagai Kalemdiklat Polri. Sedangkan posisi Kapolda Metro Jayq yang ditinggalkan Idham ditempati oleh Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono yang sebelumnya menjabat Asrena Kapolri. (Tjg/Sir)