Kapolri Tegaskan Komitmen Polri untuk Bantu Kepolisian Myanmar

oleh
Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Dalam Negeri Myanmar Letjen Kyaw Swe. (Ist)
banner 300250

Myanmar, suarabali.com – Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian menegaskan kembali komitmen Polri untuk membantu Kepolisian Myanmar dengan memberikan berbagai program peningkatan kapasitas berupa pelatihan penegakan hukum tindak pidana terorisme, pengamanan unjuk rasa dan penanganan huru-hara, pelatihan untuk polisi wanita, serta pelatihan pasukan perdamaian.

Penegasan itu disampaikan Kapolri saat menghadiri 12th ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime di Myanmar International Convention Centre II, Nay Pyi Taw, Myanmar, Rabu (31/10/2018).

“Polri berkomitmen untuk memberikan pelatihan guna meningkatkan kapasitas personel Kepolisian Myanmar dalam pemeliharaan keamanan dalam negeri,” ujar Tito.

Menurut Kapolri, peningkatan kapasitas personel Kepolisian Myanmar merupakan wujud nyata upaya Polri mendukung penyelesaian permasalahan keamanan dalam negeri Myanmar secara profesional, humanis, dan berbasis penghormatan terhadap nilai-nilai HAM.

Polri sebagai salah satu institusi kepolisian dengan jumlah personel terbesar kedua di dunia setelah China, memiliki pengalaman panjang dalam penanganan unjuk rasa, huru-hara, dan konflik sosial, serta tumbuh dalam iklim negara demokrasi yang mengedepankan penghormatan terhadap nilai-nilai HAM dan supremasi hukum. Juga senantiasa siap berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada Kepolisian Myanmar dalam penanganan krisis keamanan dalam negeri.

Sementara Menteri Dalam Negeri Myanmar Letjen Kyaw Swe antusias menyambut berbagai program pelatihan untuk Kepolisian Myanmar yang ditawarkan oleh Kapolri.

“Kami akan mendatakan program pelatihan apa saja yang kami butuhkan untuk meningkatkan kualitas personel Kepolisian Myanmar. Kami akan menyampaikan kepada Kepolisian Indonesia untuk segera ditindaklanjuti dalam pertemuan selanjutnya,” tutur Letjen Kyaw Swe. (*)