Kapolres Tulungagung Resmikan Stasiun dan Terminal Sesuai Protokol Era New Normal

oleh
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia saat peresmian Terminal Gayatri Tangguh Semeru Tulungagung, Rabu (10/6/2020). Peresmian stasiun dan terminal yang sesuai dengan protokol kesehatan ini terkait dengan kesiapan Kabupaten Tulungagung menerapkan adaptasi kebiasaan baru atau era new normal di tengah pandemi COVID-19. (Ist)
banner 300250

Tulungagung, suarabali.com – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, meresmikan Stasiun Tangguh Semeru dan Terminal Gayatri Tangguh Semeru Tulungagung, Rabu (10/6/2020). Peresmian stasiun dan terminal yang sesuai dengan protokol kesehatan ini terkait dengan kesiapan Kabupaten Tulungagung menerapkan adaptasi kebiasaan baru atau era new normal di tengah pandemi COVID-19.


Peresmian dua tempat berkumpul masyarakat untu menggunakan moda transportasi umum itu dihadiri Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, SIK, MH, MM dan Dandim 0807 Tulungagung Letkol Inf. Wildan Bahtiar, SIP.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menandai peresmian Stasiun Tangguh Semeru dengan pemotongan pita serta penempelan stiker imbauan kesehatan agar pengunjung stasiun rajin mencuci tangan, memakai masker, dan tetap menjaga jarak.

Rombongan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, dan Dandim 0807 Tulungagung Letkol Inf. Wildan Bahtiar kemudian meninjau sejumlah lokasi di area Stasiun Tulungagung seperti loket antrean penumpang, ruang isolasi bagi penumpang yang positif terpapar virus COVID-19, ruang tunggu penumpang, dan pintu keluar stasiun.

Usai dari Stasiun Tulungagung, rombongan Forkompimda melanjutkan perjalanan ke Terminal Gayatri Tulungagung untuk meresmikan Terminal Gayatri Tangguh Semeru. Di terminal ini, Dandim Letkol Inf. Wildan Bahtiar juga memotong pita dan menempelkan stiker kesehatan sebagai tanda peresmian Terminal Gayatri Tangguh Semeru. Rombongan juga meninjau ruang kesehatan dan ruang tempat menikkan dan menurunkan penumpang.

Dalam kesempatan ini, Bupati, Dandim, dan Kapolres  juga menempelkan stiker imbauan kesehatan pada dua unit bus sekolah dan satu unit bus penumpang umum. Pemasangan stiker ini menandai beroperasinya bus sekolah dan bus umum di era adaptasi kebiasaan baru (new normal).

“Untuk menuju era new normal, kita akan melihat secara langsung ke lapangan sejauh mana persiapannya. Apa yang harus dilaksanakan, baik di terminal maupun di stasiun, sudah lengkap persiapannya,” kata Bupati Tulungagung Maryoto Birowo kepada wartawan.

Untuk menuju era new normal ini, Maryoto berharap para penumpang mematuhi protokol kesehatan dengan baik.

“Penumpang harus memakai masker, menjaga jarak, dan suhu tubuhnya diperiksa menggunakan thermo gun . Tujuannya untuk menjaga kondisi kesehatan para penumpang. Apabila ada penumpang yang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat langsung kita periksa di tempat pemeriksaan yang ada di terminal ini,” pungkasnya. (Tjg/Sir)