Kapolda Bali Ancam Diskualifikasi Calon Anggota Polri yang Pakai Sponsor

oleh
Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose menyaksikan penandatanganan pakta integritas peserta seleksi penerimaan anggota Polri di Gereja Lembah Pujian, Denpasar, Jumat (13/4/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Polda Bali menggelar kegiatan pembacaan dan penandatanganan pakta integritas yang dihadiri oleh seluruh peserta seleksi, orangtua/wali, serta pengawas internal dan eksternal di Gereja Lembah Pujian, Denpasar, Jumat (13/4/2018). Kegiatan ini terkait dengan proses rekrutmen dan seleksi penerimaan anggota Polri TA 2018 yang obyektif, bersih, transparan, akuntabel, dan jujur.

Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus R. Golose bersama para pejabat utama Polda Bali menyaksikan penandatanganan dan pembacaan pakta integritas serta pengambilan sumpah oleh panitia, orangtua, dan calon anggota Polri TA 2018.

Dalam sambutannya Golose mengatakan animo putra-putri Bali yang ingin menjadi anggota Polri meningkat pada tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu menandakan kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri juga meningkat.

Kapolda Bali juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap hasil rekrutmen tahun lalu dimana untuk nilai perorangan di taruna Akpol yang mendapat peringkat nomor 1 di seluruh Indonesia adalah pengiriman dari Polda Bali. Untuk nilai tertinggi perorangan pendidikan bintara (Polki) sekaligus bintara polwan di seluruh Indonesia juga berasal dari pengiriman Polda Bali.

Hal itu menandakan hasil rekrutmen penerimaan anggota Polri di Polda Bali sudah dilaksanakan dengan baik dan benar. Pada tahun ini, Kapolda Bali juga berharap rekrutmen dapat dilaksanakan dengan baik, bersih, transparan, akuntabel, humanis serta clear and clean.

Sehingga, calon anggota Polri yang akan dinyatakan lulus atau memenuhi syarat oleh panitia penerimaan daerah Bali nantinya dapat mengikuti pendidikan, baik di taruna Akpol, bintara, dan tamtama, tidak hanya meraih juara satu. “Kalau perlu juara 1 sampai 10 diraih oleh pengiriman Polda Bali,” katanya.

Kapolda Bali juga meminta agar tidak percaya atau menggunakan sponsor dalam penerimaan ini, baik dengan cara menghubungi lewat telepon, surat atau dalam bentuk apapun kepada panitia atau pejabat yang berwenang. “Apabila ditemukan akan saya diskualifikasi,” tegas Irjen Pol. Golose. (*/Sir)