Kampanye Libur Tiga Hari, Polda Bali Tetap Pantau Pergerakan Paslon

oleh
Calon Gubernur Bali Wayan Koster simakrama dengan warga Klungkung di Banjar Jeroagung Klod, Desa Gelgel, Sabtu (10/3/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Ritual kegiatan perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1940 akan dimulai pada 16 sampai 18 Maret 2018. Selama tiga hari itu, pelaksanaan kegiatan kampanye Pilkada Serentak 2018 di Provinsi Bali akan diliburkan.

Kaposko Ops Mantap Praja Agung 2018 AKBP Anak Agung Gede Rai Sukajaya mengatakan, berdasarkan jadwal kampanye yang ditetapkan oleh KPUD Bali, kegiatan kampanye pemilihan gubernur-wakil gubernur dan bupati-wakil bupati di Provinsi Bali ditiadakan selama tiga hari, karena ada Hari Raya Nyepi.

Meskipun libur, kata Sukajaya, personel Polda Bali yang terlibat Ops Mantap Praja Agung 2018 tetap memberikan atensi terhadap kegiatan pasangan calon (paslon).

“Jadwal kampanye dari KPU memang libur selama tiga hari. Kita tetap memonitor pergerakan paslon, karena tidak menutup kemungkinan mereka akan mendatangi sejumlah tempat, terutama saat pawai ogoh-ogoh yang akan berlangsung pada Jumat, 16 Maret,” kata Rai Sukajaya, Kamis (15/3/2018).

Rai Sukajaya mengaku akan terus berkoordinasi dengan Satgas Deteksi dan petugas Walpri (Pengawal Pribadi) untuk mengetahui jadwal kegiatan masing-masing paslon selama kegiatan kampanye diliburkan.

“Ini adalah upaya kita untuk menciptakan Pilkada serentak yang aman dan damai,” imbuhnya. (Sir)