Jaya Negara Tinjau 5 Proyek Fisik di Denpasar, Ini Temuannya

oleh
Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara meninjau pelaksanaan lima proyek pembangunan fisik di Kota Denpasar, Selasa (24/9/2019). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara meninjau pelaksanaan lima proyek pembangunan fisik di Kota Denpasar, Selasa (24/9/2019). Kelima proyek itu adalah pembangunan Balai Budaya, TPS/Depo Sampah Underground Kreneng, pembangunan Gedung SDN 9 Sumerta, pembangunan Gedung SDN 1 Penatih, dan pembangunan gedung SDN 3 Peguyangan.

Dalam peninjauan itu, Jaya Negara didampingi Kadis PUPR Kota Denpasar I Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta, Kadis DLHK Kota Denpasar I Ketut Wisada, Kabag  Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai, serta OPD terkait bidang pembangunan di Kota Denpasar.

Jaya Negara menjelaskan, pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal ini sebagai upaya untuk menciptakan dan memastikan realisasi pembangunan fisik, non-fisik serta keuangan yang tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.

“Tentunya peninjauan ini penting dilaksanakan, sehingga dapat diketahui capaian progres pengerjaan dan bagaimana nantinya pembangunan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dari peninjauan ini diharapkan memberikan rekomendasi dalam mendukung percepatan pembangunan. Pun demikian, dari hasil peninjauan kali ini keempat proyek pembangunan fisik ini sudah berjalan dengan baik dan sesuai rencana.

“Sudah sesuai rencana, dan keempatnya melebihi target realisasi, tentunya akan terus kami awasi bersama pembangunannya agar dapat tuntas tepat waktu dan segera dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Sementara Kabag Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa Atmaja mengungkapkan, saat ini Pemkot Denpasar memiliki beragam program pembangunan fisik seperti Balai Budaya yang saat ini realisasi pengerjaan fisik telah mencapai 63% dari target realisasi 62%, sehingga mengalami deviasi positif.

Pembangunan TPS/Depo Sampah Underground Kreneng yang dilaksanakan PT Ubung Jaya dengan nilai Kontrak Rp 500 juta lebih ini ditarget selesai pada 12 Desember 2019. Dari peninjauan kali ini realisasi fisik tercatat sebesar 5,35% dari rencana awal 5,14%. Hal ini menunjukan deviasi positif sebesar 0,21%.

Pembangunan SDN 9 Sumerta yang dilaksanakan oleh PT Megah Tama Perkasa dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,4 miliar lebih ini diarget selesai pada 18 Desember 2019. Dari peninjauan kali ini tercatat realisasi fisik sebesar 49,45% dari rencana awal 30,93%. Hal ini menunjukan deviasi positif sebesar 18,52%.

Selanjutnya, Pembangunan Gedung SDN 1 Penatih yang dilaksanakan oleh CV Tenaga Inti dengan nilai kontrak Rp 2,4 miliar lebih ini di target selesai pada 13 Desember 2019. Dari peninjauan ini tercatat realisasi fisik sebesar 35,74% dari rencana awal 27,46%. Hal ini menunjukan deviasi positif sebesar 10,694%.

Terakhir, pembangunan SDN 3 Peguyangan yang dilaksanakan oleh CV Karya Alam Semesta dengan nilai kontrak Rp 1,5 miliar lebih ini ditarget selesai pada 18 Desember 2019. Dari peninjauan ini tercatat realisasi fisik sebesar 33,73% dari rencana awal 25,64%. Hal ini menunjukan deviasi positif 8,09%.

Dalam kesempatan tersebut, Cipta Sudewa mengatakan pada tahun anggaran 2019, Pemkot Denpasar sedianya melaksanakan 166 pengadaan berupa barang, konsultan, jasa lainya, dan konstruksi yang telah terdaftar di LPSE. Pihaknya menekankan tercapainya realisasi fisik, non-fisik, dan keuangan yang tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Sehingga, realisasi pembangunan memberikan manfaat yang optimal pada kesejahteraan masyarakat.

“Tentunya kami menekankan tercapainya realisasi pembangunan fisik, non-fisik, dan keuangan yang tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran,” jelasnya. (*)