Jaring Bibit Atlet Dansa, IODI Gianyar Gelar Workshop Dance Sport

oleh
Ketua Umum Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra didampingi pengurus lainnya di acara workshop olahraga dance sport di Wantilan Pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Selasa (3/3/2020). (Ist)
banner 300250

Gianyar, suarabali.com – Cabang olahraga (cabor) dance sport atau dansa makin diminati kalangan anak muda di Gianyar. Terbukti, atlet Gianyar mampu meraih prestasi pada Porprov, Kejurnas hingga ke tingkat internasional pada International Dance Asia di Lombok, beberapa waktu lalu.


“Butuh kerja keras dan dukungan untuk memperkenalkan dance sport ini di kalangan masyarakat. Meski begitu, kami di IODI tidak akan pernah berhenti untuk selalu menyosialisasikan cabor ini di masyarakat,” kata Ketua Umum Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra, saat membuka workshop olahraga dance sport di Wantilan Pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, Selasa (3/3/2020).

Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengakui olahraga yang mengutamakan gerak tubuh (tarian) ini belum begitu populer di Gianyar. Namun, hal itu akan menjadi pekerjaan rumah baginya bersama pengurus IODI lainnya.  Salah satunya adalah menyosialisasikan ke murid SD dan SMP di seluruh Kabupaten Gianyar tentang apa dan bagaimana dance sport.

Apalagi dalam workshop ini, selain materi, juga akan diperagakan gerakan dansa secara langsung oleh para atlet dansa yang tergabung dalam kepengurusan IODI. Setelah mereka tahu gerakannya seperti apa, musiknya bagaimana pasti akan muncul rasa tertarik.

“Saya yakin setelah mengetahui bagaimana itu olahraga dansa, pasti banyak yang tertarik. Apalagi anak-anak kita banyak penari, tentu tidak sulit mengikuti gerakan dansa yang didominasi gerakan tarian,” jelas Ny. Surya Adnyani Mahayastra.

Pada kesempatan itu, Ny. Surya Adnyani Mahayastra bersama pengurus IODI dan peserta sempat melakukan tik tok dengan gerakan dasar dansa latin.

Sementara Ketua Harian IODI Kabupaten Gianyar I Ketut Gede Agus Adisaputra menjelaskan, workshop diikuti oleh perwakilan anak-anak SD dan SMP se-Kabupaten Gianyar. Selama dua hari (3-4 Maret) anak-anak akan diberikan materi tentang silabus cha cha cha, rumba, dan jive.

Workshop ini merupakan rangkaian pelaksanaan Porjar sekaligus penjaringan atlet-atlet dansa di kalangan anak sekolah. Menurut Gede Agus Adisaputra, cabor dance sport merupakan cabang yang banyak memperebutkan medali, yaitu 13 medali. Ini tentu menjadi lahan untuk mendulang medali. Apalagi saat ini atlet dansa Gianyar lumayan diperhitungkan dalam Porprov beberapa waktu lalu.

“Lewat berbagai event yang akan diselenggarakan, kami yakin mampu menjaring minat menjadi atlet dansa. Banyak gerakan yang energik dan kekinian di semua katagori seperti cha cha cha, rumba maupun jive. Saya yakin pasti peserta tertarik,” jelas Agus Suputra.

Pada hari kedua workshop akan diadakan eksebisi di antara peserta untuk menjaring bibit yang berpotensi dan andal menjadi atlet dansa. (*)