Jambret Turis Asal Denmark, ABG Ini Ditangkap Anggota Polantas Bali

oleh
Tersangka pelaku jambret turis asing ditangkap anggota Polantas Polda Bali. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Seorang remaja berusia 15 tahun menjambret turis asal Denmark, Cristina Louise Traborg Bruun (29), di Jalan Bypass Ngurah Rai, tepatnya di jembatan Pura Tanah Kilap, Suwung Kauh, Denpasar Selatan, Rabu (4/4/2018) sekitar pukul 17.00 WITA.

Beruntung, pelaku yang diketahui berinisial IWM berhasil ditangkap oleh tiga anggota Polantas Polda Bali yang sedang bertugas di jalan tersebut, yakni Aiptu Gusti Gede Suyana, Aiptu I Wayan Suwirta, dan Brigadir Putu Bagus Raditya.

Dari tangan pelaku jambret asal Kabupaten Karangasem itu, polisi menyita barang bukti kejahatan berupa handphone Samsung Galaxy S7 warna gold milik Cristina Louise Traborg Bruun.

Namun, akibat penjambretan itu, Cristina Louise bersama temannya, Mads Schjerlund Langberg (29), terjatuh dari sepeda motor yang mereka kendarai dan mengalami luka pada pergelangan kaki. Bahkan, saat terjadi tarik-tarikan handphone itu, IWM juga ikut terjatuh bersama korban. Untuk menyelematkan diri, dia nekat melompat ke Sungai Taman Pancing (sungai di bawah jembatan).

Menurut Aiptu Gusti Gede Suyana, penangkapan terhadap pelaku berawal dari informasi masyarakat. Saat itu, dia sedang mengatur lalu lintas di depan Karaoke Grahadi. Lalu, ada seorang pengendara yang menyampaikan bahwa ada jambret di jembatan Pura Tanah Kilap dan pelakunya melompat ke sungai, karena lalu lintas saat itu sedang macet.

“Berdasarkan laporan tersebut, kami bertiga berangkat ke lokasi kejadian. Di sana, kami melihat tersangka masih di tengah kolam dan dilempari batu oleh masyarakat,” kata Aiptu Gusti Gede Suyana.

Melihat kondisi itu, ketiga polisi tersebut berteriak kepada tersangka agar mau menepi dan dijamin keamanannya. “Melihat kehadiran kami, tersangka mau menepi. Namun, karena kelelahan, tersangka hampir tenggelam sehingga sempat dibantu warga untuk dievakuasi,” terangnya.

Setelah berhasil menepi, polisi langsung mengamankan tersangka. Warga yang kesal dengan perbuatan tersangka, beramai-ramai mendekati supaya dapat memukul dan menendang tersangka. “Sepanjang evakuasi tersangka, kami tetap mengimbau warga agar tidak memukul dan tidak main hakim sendiri,” imbuhnya.

Pelaku yang mengaku sudah lima kali menjambret ini kemudian diserahkan ke Polsek Denpasar Selatan untuk diproses lebih lanjut. “Kita bawa korban ke Polsek Densel (Denpasar Selatan) untuk dimintai keterangan. Dua unit sepeda motor milik korban dan tersangka juga dibawa ke Polsek Densel,” bebernya.

Saat dikonfirmasi Direktur Lalu Lintas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana membenarkan adanya kejadian tersebut. “Iya benar, anggota kami menangkap pelaku jambret. Saat sedang mengatur lalu lintas ada informasi dari warga bahwa ada jambret, kemudian ditindaklanjuti oleh anggota kami selanjutnya dilakukan penangkapan,” ujarnya. (*/Sir)