ITW Minta Polri Ungkap Sumber Dana Pembelian Kamera CCTV E-TLE

oleh
Ilustrasi. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Indonesia Traffic Watch (ITW) mendesak Polri, khususnya Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya, menjelaskan sumber dana pembelian kamera CCTV tilang elektronik atau E-TLE yang dipasang di ruas Jalan Thamrin dan Jalan Sudirman.

Penjelasan itu dinilai perlu dalam paya mewujudkan clean goverment. “Polri hrs transparan. Jangan sampai alat yang digunakan uuntuk penegakan hukum diperoleh lewat cara melawan hukum,” kata Edison Siahaan, Ketua Presidium ITW, dalam siaran persnya, Selasa (27/11/2018).

Sebab, kata Edison, informasi yang beredar menyebutkan dana yang digunakan untuk pembelian dan pemasangan kamera CCTV itu bukan berasal dari anggaran Polri.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebagian dana yang digunakan berasal dari dana corporate social responsubility (CSR) sejumlah perusahaan. Sementera sebagian lagi tidak jelas sumbernya,” ungkapnya.

Edison meminta Dirlantas Polda Metro Jaya menjelaskan sumber dana tersebut agar tidak memicu kecurigaan dan tidak menutup kemungkinan menimbulkan konsekuensi hukum.

“Polri sebagai penegak hukum harus tertib dan transparan dalam hal menggunakan anggaran, termasuk sumber-sumberdana yang digunakan untuk membiayai kegiatan,” ujarnya.

Edison berharap Polri sebagai lembaga penegak hukum harus  menjadi contoh bagi instansi lain.

“Jangan sampai penerapan sistim tilang elektronik atau Electronik Traffic Law Enforcement yang sudah mendapat dukungan dari berbagai pihak, akhirnya kecewa,” tegasnya. (Tjg)