Ini Barang Bukti Yang Ditemukan di Rumah Anggota DPRD Bali, JGKS

oleh
Barang bukti narkoba jenis sabu dan beberapa pucuk senjata api dan senjata airsoft gun yang ditemukan di rumah anggota DPRD Bali F-Gerindra, JGKS. (Foto Istimewa)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Selain 31 paket sabu siap pakai dan siap edar ditemukan di rumah anggota DPRD BALI, JGKS alias Mang Jangol di Banjar Sebelanga Jalan Pulau Batanta No 78 Kecamatan Denpasar Barat, aparat Satres Narkoba Polresta Denpasar juga menemukan sepucuk senjata api serta tiga butir peluru, dan tiga pucuk senjata airsoft gun.

Belum jelas dari mana asalnya seluruh barang terlarang ini berasal. Pasalnya, JGKS yang diduga sebagai otak dibalik kasus bisnis dan pesta narkoba tersebut masih buron hingga sekarang.

“Dari mana asal usul semua barang bukti yang kita temukan di rumah JGKS, masih dalam penyelidikan,” ujar Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo, Sabtu (4/11/2017) di Maporesta Denpasar.

Kasat Narkoba Polresta Denpasar Kompol I Wayan Arta Ariawan meyakini bahwa salah satu istri JGKS berinisial DW terlibat dalam kasus peredaran narkoba yang diduga diotaki JGKS. “DW saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif,” katanya.

Sedikitnya sudah enam orang yang ditetapkan jadi tersangka dalam kasus ini. Namun dari belasan saksi yang masih dalam pemeriksaan, kemungkinan bisa ditingkatkan menjadi tersangka apabila didukung bukti yang kuat.

Menurut I Wayan Arta Ariawan mengatakan, terungkapnya kasus ini bermula dari tertangkapnya seorang pengedar narkoba bernama Dandi.

Berdasarkan pengakuan Dandi, petugas langsung menggrebek rumah anggota dewan dari Fraksi Gerindra tersebut.

“Dari keterangan yang bersangkutan, menyampaikan bahwa barang yang dia akan kirim (sabu) kesuatu tempat, berasal dari rumah JGKS. Selanjutnya kami melakukan pengembangan dan pemeriksaan pada 31 orang dan saat ini yang kami tetapkan sebagai tersangkah baru 6 orang,” ucap Wayan Arta, Sabtu (04/11/2017).

Kapolresta Denpasar sendiri menyatakan telah memberikan kesempatan bagi politisi Fraksi Gerindra itu untuk bertindak kooperatif menyerahkan diri sebelum pihaknya melakukan tindakan paksa atau mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO).

“Kami akan terus memburu dan menangkap JGKS. Karena dialah yang mewajibkan setiap yang membeli sabu harus digunakan di rumahnya. Bahkan dia (JGKS) sengaja menyiapkan enam kamar rumahnya untuk dilakukan pesta sabu,” ujar Hadi Purnomo. (Tjg)