Hendak Serang Mako Brimob, 4 Terduga Teroris Tambun Ditangkap Polisi

oleh
Kadiv Humas Pori Irjen. Pol. Setyo Wasisto. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Pasca kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada Selasa (8/5/2015) malam, Polri mulai melakukan tindakan tegas. Polisi menangkap empat terduga teroris, dua di antaranya ditembak, di Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Mereka diduga hendak menyerang Mako Brimob.

“Polisi mendapat informasi intelijen, ada sekelompok orang yang akan menuju Mako Brimob membantu napi teroris,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

Informasi itu diterima polisi pada Kamis (10/5/2018) dini hari, sekitar pukul 01.35 WIB. Pada waktu yang sama, polisi masih bernegosiasi dengan napi teroris yang baru saja membebaskan Bripka Iwan Sarjana di Mako Brimob.

Polisi kemudian bergerak menuju Tambun. Keempat orang tersebut ditangkap dan dibawa ke Jakarta. Namun, dalam perjalanan, sekitar pukul 05.30 WIB, dua di antaranya, RA dan JG, melawan.

“Memberontak, berusaha mencekik anggota, hingga borgol yang dipakaikan terlepas,” tutur Setyo.

RA dan JG sempat dirawat di RS Bhayangkara. Namun, setelah dua jam dirawat, RA meninggal dunia. Sedangkan JG hingga saat ini masih dirawat di RS. (*/Sir)