Hari Terakhir Ops Patuh Agung 2019, 39 Pengendara Terjaring Razia

oleh
Operasi Patuh Agung 2019 di Jalan Moh. Yamin, Renon, Denpasar, Rabu (11/9/2019). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Hari terakhir Operasi Patuh Agung 2019 digelar di Jalan Moh. Yamin, Renon, Denpasar, Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 09.30 WITA. Dalam razia ini, Polda Bali menerjunkan personel gabungan dari fungsi Lantas, Samapta, Binmas, Propam, Intelkam, TI Pol, Dokkes dan Humas Polda Bali.

Kegiatan razia itu dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Bali AKBP I Nyoman Sukasena selaku Kasatgas Preemtif Ops Patuh Agung 2019.

Operasi kali ini menyasar delapan prioritas pelanggar, yaitu tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menggunakan HP saat berkendara, berkendara dibawah pengaruh alkohol, melebihi batas kecepatan maksimum, pengendara dibawah umur, tidak menggunakan safety belt, dan kendaraan yang menggunakan lampu rotator atau strobo.

Kegiatan razia yang dilakukan selama satu jam ini berhasil menjaring 39 pengendara roda dua maupun roda empat. Adapun pelanggaran meliputi tidak menggunakan helm, tidak menggunakan safety belt, dan tidak dilengkapi SIM serta STNK.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Bali AKBP I Nyoman Sukasena mengatakan kegiatan Operasi Patuh Agung mengedepankan penegakan hukum secara humanis diimbangi dengan kegiatan preemtif dan preventif untuk menciptakan Kamseltibcarlantas.

Dia menegaskan, Polda Bali tidak pilih kasih dalam menindak pengendara yang melakukan pelanggaran, terutama yang tidak menggunakan helm.

“Selain memberi tilang, kami juga memberi teguran simpatik kepada pengendara yang kedapatan menggunakan headshet saat berkendara,” katanya. (*)