Hari Ini CEO Bank Dunia Akan Kunjungi Tukad Bindu di Denpasar

oleh
Objek wisata Tukad Bindu di Desa Kesiman, Kota Denpasar. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Tukad Bindu di Desa Kesiman, Kota Denpasar, rencananya menjadi salah satu lokasi yang akan dikunjungi CEO Bank Dunia saat hari pertama pelaksanaan IMF-World Bank Group Annual Meeting di Nusa Dua, Bali.

Tukad Bindu merupakan objek wisata yang dikembangkan masyarakat secara swadaya. Itulah yang membuat CEO Bank Dunia tertarik melihat langsung kondisi Tukad Bindu. Tukad Bindu dibangun oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang didanai melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri yang secara nasional dananya bersumber dari bank dunia.

Kemudian Pemkot Denpasar melanjutkan pengembangan dan penataan melalaui program replikasi PLPBK (Penataan Lingkungan Berbasis Komunitas) selama 2 tahun dengan mengganggarkan dana sebesar Rp 1,5 miliar setiap tahunnya untuk tiga BKM, yang masing-masing BKM memperoleh Rp 500 juta.

Objek wisata air yang terletak di Banjar Ujung, Desa Kesiman, Denpasar ini merupakan salah satu sungai dari 5 sungai yang telah direvitalisasi oleh Pemkot Denpasar. Revitalisasi pada dasarnya dilakukan untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai saluran air yang bebas dari sampah.

Dengan keseriusan masyarakat dan dukungan pemerintah, kini Tukad Bindu berhasil dikembangkan sebagai salah satu pilihan objek wisata masyarakat Kota Denpasar, yang dilengkapi dengan berbagai kegiatan wisata air, area fitness dan yoga, jogging track, wisata kuliner, dan lain sebagainya.

Sejumlah penghargaan pun telah berhasil diraih, salah satunya predikat 5 besar nasional dalam Lomba Komunitas Peduli Sungai yang diselenggarakan Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan Ditjen Sumberdaya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Keberhasilan itu juga mengantarkan beberapa pemerintah daerah lain untuk datang dan belajar terkait pengelolaannya, seperti Pemerintah Kota Serang, Pemerintah Kota Palembang, dan lainnya. (*)