Gubernur Pastika Curhat Soal Kasus Bunuh Diri dan Narkotika, Ini Katanya

oleh
Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat berbicara di Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), Minggu (25/2/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika mencurahkan perhatiannya (curhat) pada kasus bunuh diri dan narkotika. Saat berbicara pada kegiatan Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), Minggu (25/2/2018), Pastika menyinggung kasus bunuh diri seorang ibu muda dan tiga anaknya di Banjar Palak, Desa  Sukawati, Sukawati, Kabupaten Gianyar, Rabu (21/2/2018) pekan lalu.

Agar kasus serupa tidak terulang lagi, Pastika mendorong masyarakat lebih berani bicara secara terbuka. “Selain faktor lain, kasus bunuh diri juga dipicu oleh sikap tertutup dan kurang berani bicara. Kalau kita ingin didengar, maka kita harus berani bicara,” katanya.

Pastika mengatakan salah satu tujuan kegiatan PB3AS adalah mendorong keberanian masyarakat untuk bicara di hadapan banyak orang. “Karena itu, podium ini jangan disia-siakan. Kita harus bangga, karena hingga saat ini masih merupakan satu-satunya di Indonesia. Semua orang bisa menyampaikan berbagai hal di podium ini,” imbuhnya.

Pastika juga menyinggung tentang tiga musuh besar negara yang harus dilawan, yakni korupsi, terorisme, dan narkotika. Di antara tiga musuh besar tersebut, menurut dia, penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman sangat serius. Jika tak segera tertanggulangi, penyalahgunaan narkotika bisa melenyapkan sebuah generasi.

“Kalau sudah ketergantungan, akan sangat berhahaya. Narkotika akan merusak seluruh organ tubuh,” tandasnya.

Mengingat besarnya bahaya yang ditimbulkan oleh tindakan penyalahgunaan narkotika, Pastika kembali mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda agar jangan sesekali bersinggungan dengan barang haram tersebut.

Pada bagian lain, Pastika kembali membahas tentang makin kompleksnya tantangan yang akan dihadapi di masa-masa mendatang. Oleh sebab itu, Pastika menyemangati kalangan generasi muda agar terus mengasah kemampuan dan meningkatkan kualitas diri. (Sir)