Giliran Massa Seragam Putih Abu-abu dan Pramuka Beraksi di DPR

oleh
Situasi aksi unjuk rasa di belakang gedung DPR Senayan, Jakarta. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Setelah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar unjuk rasa besar-besaran pada Selasa (24/9/2019), kini giliran massa berseragam putih abu-abu yang menggelar aksi serupa di  belakang gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Diberitakan detik.com, aksi unjuk rasa itu mulai rusuh. Asap hitam tampak membumbung di tengah-tengah aksi massa berseragam putih abu-abu di belakang gedung DPR. Ratusan polisi tampak terus berjaga.

Pantauan dari Jalan Gelora, Jakarta, massa berseragam putih abu-abu dan pramuka tersebut masih berhadap-hadapan dengan polisi yang membentuk barikade. Mereka menyanyikan lagu Ibu Pertiwi sembari mengibarkan bendera merah putih yang diikatkan ke bambu.

Di belakang massa, tampak asap hitam membumbung. Asap tersebut terlihat berasal dari dekat perlintasan sebidang Stasiun Palmerah. Massa berseragam putih abu-abu ini beberapa kali melempari polisi dengan batu. Polisi membalas dengan tembakan gas air mata dan semprotan dari water canon. Lemparan batu ini masuk ke dalam kompleks DPR.

Setelah melempari barikade polisi, mereka melempari batu ke arah dalam kompleks gedung DPR. Sekitar pukul 15.12 WIB, massa masih terus melakukan perlawanan. Tampak batu-batu beterbangan ke dalam gedung DPR, tepatnya di pintu pejalan kaki yang berada di dekat pos polisi Palmerah.

Massa putih abu-abu dan pramuka tersebut masih bertahan di sekitar perlintasan sebidang Stasiun Palmerah. Mereka tampak berusaha merusak rambu-rambu lalu lintas yang terpasang di dekat perlintasan kereta itu. (*)