Gianyar Matangkan Penguatan Kebijakan Peniadaan Iklan Rokok

oleh
banner 300250

Gianyar, suarabali.com – Perlahan iklan rokok luar ruang di Bali mulai ditiadakan seperti dilakukan empat kabupaten dan kota sebagai bentuk komitmen pemda dalam mengendalikan bahaya rokok dan melindungi kesehatan masyarakat.

Ketua Tim Advokasi Pengendalian Rokok Bali I Made Kerta Duana mengungkapkan, beberapa daerah mulai menyadari pentingnya meniadakan iklan rokok di luar ruang, karena menyadari dampak yang ditimbulkan aktivitas merokok yang dipengaruhi iklan rokok.

Empat daerah yang bebas dari iklan rokok luar ruang adalah Kota Denpasar, Jembrana, Klungkung, dan Buleleng.

“Kabupaten Gianyar juga pada prinsipnya mendukung dan akan melakukan penguatan kebijakan peniadaan iklan rokok luar ruang,” jelas Duana usai bertemu Sekda yang juga Pjs Bupati Gianyar Wisnu Wijaya di kantornya, Rabu (8/8/2018).

Apalagi, selama ini Gianyar sebagai daerah tujuan pariwisata dan kota seni sejatnya telah menerapkan produk hukum dalam bentuk Perbup tentang peniadaan iklan rokok di media luar ruang seperti billboard.

Dengan respon positif Gianyar, menurut Duana, sebagai kebijakan yang patut diapresiasi karena serius menindaklanjuti komitmen dalam melindungi kesehatan masyarakatnya dengan peniadaan iklan rokok luar ruang.

“Kebijakan itu sebagai komitmen Gianyar dalam mewujudkan Kota Sehat dan Layak Anak,” tandas akademisi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana itu.

Dalam amatannya, kebijakan itu telah berjalan efektif dengan tidak adanya lagi pengajuan izin pemasangan iklan rokok di Gianyar.

Meski demikian, diharapkan kebijakan ini dapat dimaksimalkan dalam bentuk produk hukum seperti Perbup atau Perda yang saat ini masih dalam tahap pembahasan oleh Biro Hukum dan DInas Kesehatan agar nantinya bisa lebih dioptimalkan dan bisa diterapkan.

Terkait kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) secara khusus Pemerintah Kabupaten akan meremajakan penandaaan yang sudah ada dengan tanda dilarang merokok dengan kualitas baik dan berstandar.

Dengan demikian penandaan itu akan lebih tahan lama dan menarik perhatian masyarakat. Selain itu akan lebih memaksimalkan sistem pengawasan dalam bentuk pembinaan maupun sidak Tipiring oleh Satpol PP.

Dalam rapat juga dhadiri Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Dr IA Cahyani Widyawati dan jajaran. (*)