Gebrak, Cara Polresta Denpasar Tekan Aksi Kriminalitas Jelang Pemilu 2019

oleh
Ratusan personel Polresta Denpasar dan Satpol PP Kabupaten Badung menggelar apel pasukan di Central Parkir, Kuta, Sabtu (31/3/2019) malam. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Inovasi baru kembali ditelurkan Polresta Denpasar untuk menciptakan situasi kondusif agar masyarakat merasa nyaman dan tenteram. Kali ini, Polresta Denpasar bersama Satpol PP Kabupaten Badung mengadakan program Gerakan Berantas Aksi Kejahatan (Gebrak), yakni patroli berskala besar ke wilayah yang rawan tindak kriminalitas.


Ratusan personel Polresta Denpasar dan Satpol PP Kabupaten Badung menggelar apel pasukan di Central Parkir, Kuta, Sabtu (31/3/2019) malam. Apel dipimpin Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono, didampingi Kabag Ops Polresta Denpasar  Kompol I Nyoman Gatra.

Dalam arahannya, AKBP Benny Pramono mengatakan terobosan kreatif bernama Gebrak bertujuan menekan angka kriminalitas yang terjadi di wilayah Kota Denpasar dengan mengedepankan kegiatan preventif, preemtif, dan represif.

Menurut dia, Bali sebagai destinasi wisata terbaik dunia ramai dikunjungi wisatawan domestik dan internasional. Karakteristik wilayah seperti ini memerlukan pola pengamanan dan pemolisian yang khusus, berbeda dengan wilayah lain.

Mantan Wakapolres Badung ini menjelaskan, perekonomian masyarakat Bali sebagian besar bergerak di sektor pariwisata. Dengan demikian, faktor keamanan menjadi penentu bergeraknya roda perekonomian masyarakat Bali. Jika sudah aman, maka wisatawan akan banyak yang datang ke Bali.

Kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat untuk menciptakan rasa aman dan damai, sehingga roda perekonomian berjalan dengan baik. Berdasarkan anatomi kasus kriminalitas dan narkoba, jumlah tindak pidana cenderung meningkat dan terjadi pada malam hari.

“Atas hal tersebut, pada malam ini yaitu malam Minggu, petugas begadang untuk hadir di tengah-tengah masyarakat memberikan rasa aman. Masyarakat mengharapkan rasa aman dan tenteram dari aparat keamanan,” katanya.

“Dalam menjaga keamanan, kita laksanakan dengan sinergitas. Muara kegiatan malam ini, kita lakukan patroli skala besar untuk hadir di tengah masyarakat,“ imbuhnya.

Dalam pelaksanaannya, ratusan personel yang terlibat dalam Gebrak dibagi menjadi dua tim. Masing-masing tim melaksanakan kegiatan patroli dalam skala besar ke daerah rawan kejahatan, terutama menjelang Pemilu 2019.

Tim pertama ditugaskan khusus untuk menyambangi kantor penyelenggara Pemilu yang ada di wilayah Kota Denpasar, seperti KPU dan Bawaslu Provinsi serta KPU dan Bawaslu Kota Denpasar.

Sementara tim kedua bertugas di wilayah Kuta, Legian, dan Seminyak. Daerah ini rawan terjadi aksi kejahatan, karena padat dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati hiburan malam.

“Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisasi aksi kejahatan yang kerap terjadi pada malam hari dan sangat meresahkan masyarakat, terlebih lagi menjelang Pemilu serentak pada 17 April 2019. Keamanan merupakan hal yang sangat utama, sehingga pelaksanaan Pemilu nanti dapat berjalan dengan aman, damai, dan sejuk,” tutur perwira melati dua di pundak ini. (*)