Edy Rahmayadi Mundur dari Jabatan Ketum PSSI, Ini Alasannya

oleh
Edy Rahmayadi. (Foto: Val)
banner 300250

Nusa Dua, suarabali.com – Edy Rahmayadi secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PSSI.

Gubernur Sumatera Utara itu menyampaikan pengunduran dirinya dalam Kongres Tahunan PSSI yang digelar di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019).

Edy menyatakan keputusannya itu sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap persepakbolaan Indonesia.

“Hari ini saya mundur, dengan syarat jangan khianati PSSI. Jangan karena satu hal kita bercokol dan merusak rumah. Ini saya sampaikan dalam kondisi sehat, saya mundur karena saya bertanggung jawab. Saya, kepada saudara yang datang, meminta untuk membesarkan PSSI,” kata  Edy.

Edy menjelaskan, untuk sementara tugasnya digantikan oleh Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono.

“Kalau dari statuta, otomatis Waketum menggantikan sampai waktu periode kami habis. Saya mau profesionalisme. Saya detik ini berhenti dan sah. Tetapi, saya tidak mau ada yang mengkhianati organisasi. Saya minta maaf jika ada salah, saya manusia biasa. Tolong besarkan PSSI,” tegas Edy.

PSSI menggelar kongres tahunan di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali. Kongres tahunan ini dihadiri Ketua Umum PSSI, Kemenpora, KONI, dan pengurus FIFA. Berdasarkan data dari panitia,  sekitar 250 orang hadir dalam kongres ini.

Untuk mengamankan kongres induk organisasi sepakbola Indonesia ini  Polda Bali dan Polresta Denpasar mengerahkan ratusan personelnya. (Val)