Dua Anggota DPRD Provinsi Bali PAW Dilantik

oleh
Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengucapkan selamat kepada dua anggota DPRD Bali yang baru dilantik, Senin (14/5/2108). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Dua anggota DPRD Provinsi Bali penggantian antar waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014-2019 dilantik saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Bali di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Senin (14/5/2018).

Anggota DPRD Provinsi Bali yang dilantik adalah I Wayan Sutena, SH mengantikan I Ketut Mandia yang diberhentikan dengan hormat sejak ditetapkan menjadi calon Wakil Bupati Gianyar pada Pilkada Serentak 2018.

Selain itu, Ir. I Made Dauh Wijana, MM juga dilantik menjadi anggota DPRD Provinsi Bali menggantikan Cokorda Raka Kertiyasa yang diberhentikan dengan hormat sejak ditetapkan menjadi calon Bupati Gianyar.

PAW tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 161.51 – 1578 Tahun 2018 dan Nomor 161.51 – 1580 Tahun 2018.

“Saya mengucapkan selamat kepada I Wayan Sutena dan I Made Dauh Wijana sebagai pengganti antar waktu anggota DPRD Provinsi Bali sisa masa jabatan 2014-2019. Saya berharap Saudara dapat beradaptasi dengan cepat dalam tugas pengabdian yang terhormat ini, untuk bersama-sama meningkatkan kinerja institusi Dewan, sekaligus meningkatkan hubungan kerja sama dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali,” kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Bali, Senin (14/5/2108).

Menurut Pastika, sesuai dengan Undang-undang No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mengamanatkan bahwa DPRD adalah lembaga perwakilan rakyat daerah, sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah bersama Pemerintah Daerah. Dalam manajemen pembangunan daerah Bali, implementasi peran dan fungsi sinergis antara Pemerintah Daerah dan DPRD merupakan prasyarat terealisasinya program pembangunan daerah secara efektif dan efisien.

Pastika menjelaskan, fungsi perencanaan, pengkoordinasian, pelaksanaan, sampai pada pengawasan pembangunan daerah telah berjalan optimal dan tetap pada koridor ketentuan yang berlaku. Hal ini sesuai pradigma good governance yang mensyaratkan tata kelola pemerintahan secara transparan, profesional, dan akuntabel.

“Saya mengajak lembaga Dewan yang terhormat untuk tetap konsisten mengawal seluruh kebijakan dan program pembangunan, terutama pada tahun terakhir implementasi RPJMD 2013-2018 tahun ini,” imbuhnya.

Pastika berharap, PAW anggota DPRD Provinsi Bali tersebut akan mampu memperkuat pelaksanaan tugas DPRD Provinsi Bali, mampu menciptakan harmonisasi dan sinergitas antar anggota maupun dengan Pemerintah Provinsi Bali. (*/Sir)