Ditangkap Polisi, Preman Ini Sering Peras Pedagang di Sukawati

oleh
Polisi menangkap I Ketut S karena memeras sejumlah pedagang di Sukawati, Gianyar. (Ist)
banner 300250

Gianyar, suarabali.com – Satuan Reskrim Polres Gianyar bersama Polsek Sukawati menangkap seorang pria bernama I Ketut S yang diduga pelaku pemerasan dan penipuan terhadap warga dengan meminta uang mengatasnamakan pecalang.

Penangkapan itu bermula dari adanya laporan masyarakat bahwa ada seseorang yang mengatas-namakan pecalang meminta uang iuran keamanan di Toko Clean Shoes and Care pada Kamis (1/11/2018), sekira pukul 15.45 WITA.

Sehari sebelumnya, tepatnya hari Senin (3/10/2018), pukul 12.30 WITA, pelaku juga melakukan pemerasan di Toko Cozy Butik dan Toko Roti Bakry di Br. Kalah, Ds. Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Pelaku meminta uang dengan alasan uang keamanan.

Berdasarkan laporan tersebut, Satreskrim Polres Gianyar langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya di Desa Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar.

Kepada petugas, pelaku mengakui perbuatannya. Dia menggunakan uang hasil kejahatannya untuk minum-minum bersama teman-temanya. Pelaku juga mengaku dirinya bukan anggota pecalang.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa pungutan di Toko Clean Shaos and Care sebesar Rp 500 ribu, Toko Roti Bakri Batu Bulan sebesar Rp 800 ribu, Toko Cozy Butik Batu Bulan sebesar Rp 800 ribu, konter HP Cemenggon sebesar Rp 600 ribu di Br. Singapadu,  kepada pedagang es sebesar Rp 100 ribu, dan pedagang buku sebesar Rp 20  ribu.

Kemudian, polisi juga menyita uang hasil pemerasan di Pasar Seni Guwang sebesar Rp 15 ribu, Toko Butik Dentiyis sebesar Rp 25 ribu, konter HP Sakah sebesar Rp 20 ribu, Br.Kawan Mas Ubud sebesar Rp 30 ribu, pedagang pas bunga Kemenuh sebesar Rp 10 ribu, dan pedagang sosis di Sukawati sebesar Rp 100 ribu.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku yang melakukan pemerasan di wilayah hukum Polsek Sukawati. Kini , pelaku ditahan di Polsek Sukawati untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Polda Bali akan terus melakukan giat operasi pungli dan meminta peran aktif masyarakat jika masih menemukan orang yang meminta uang mengatas namakan uang keamanan.

“Segera laporkan ke kantor polisi terdekat agar segera dapat kami tangkap,” tegasnya. (*)