Diperciki Tirta, Sembahyang di Pos Pantau Gunung Agung Puluhan Warga Bali Minta Petunjuk

oleh
Warga sedang sembahyang
banner 300250

Karangasem, suarabali.com – Meminta petunjuk dari Tuhan Sang Hyang Widi Wasa puluhan umat Hindu gelar upacara di Pos Pantau Gunung Agung, Rendang, Senin (16/10/2017).

Gusti Ngurah Mangku Sujana salah satu warga yang mengikuti upacara tersebut mengatakan, persembahyangan ini dibuat dengan tujuan meminta petunjuk atau wangsit. “Apabila Gunung Agung meletus ini agar pelan-pelan saja. Wangsit itu bisa melalui apa saja,”terangnya.

Sebelum upacara hari ini pihaknya sudah menggelar persembahyagan pada tanggal 13 Oktober 2017 lalu.

“Besok lagi kami juga akan melakukan sembahyangan yang serupa. Dan upacara besarnya itu pada 22 Oktober mendatang,”ungkapnya.

Dia menjelaskan, bahwa persembahan upacara hari ini dengan tanggal 22 Oktober 2017 sangat berbeda.

“Pastinya beda seperti banten atau sesajinya itu beda. Karena pada tanggal 22 Oktober itu yang besar maka bantenya pun banyak,”katanya.

Upacara kali ini dipimpin oleh Pedanda Putra Beluwangan dari Griya Gede Delod Peken,  Denpasar. Dimana sebelum upacara berlangsung mereka menaruh sesaji di ruangan pengamatan Gunung Agung, kemudian disusul dengan sembahyang. Usai sembayang semua tempat di pos pantau tersebut diperciki air suci. (Dsd)