Dihadang Polisi di Bandara Soeta, Kivlan Zen Dicekal

oleh
Kivlan Zen menerima surat panggilan sebagai saksi atas laporan dugaan makar. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Kabar mengejutkan berembus dari Bandara Soekarno-Hatta (Soeta), Jumat (10/5/2019). Kivlan Zen mendadak diadang polisi dari Bareskrim Mabes Polri di Terminal 3 Gate 22 saat hendak terbang ke Batam.

Polisi berpakaian batik menemui Kivlan Zen untuk menyerahkan surat panggilan pemeriksaan dari Bareskrim Mabes Polri atas laporan dugaan makar.

Setelah menerima surat panggilan polisi, mantan Kepala Staf Kostrad ini tetap diperbolehkan terbang ke Batam menggunakan pesawat GA 158 pada pukul 18.40 WIB.

Yang mengejutkan, Kivlan Zen ternyata juga sudah dicegah berpergian ke luar negeri. Bahkan, menurut sumber di kepolisian, Kivlan diduga akan terbang ke luar negeri melalui Batam.

Surat pencekalan Mayjen (Purn) Kivlan Zen. (Ist)

“Kivlan Zen tidak ditangkap, kami hanya menyerahkan surat pemanggilan sebagai saksi atas laporan dugaan makar,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol. Asep Adi Saputra saat dikonfirmasi suarabali.com, Jumat (10/5/2019) malam.

Kivlan dilaporkan ke polisi dengan nomor LP/B/0442/V/2019/Bareskrim. Perkara yang dilaporkan adalah tindak pidana penyebaran berita bohong (hoax) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 dan/atau Pasal 15 terhadap keamanan negara/makar UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 juncto Pasal 87 dan/atau Pasal 163 bis juncto Pasal 107. (Tjg)