Di Jembrana, Ribuan Warga Bertekad Menangkan Koster-Ace

oleh
Ribuan warga Desa Pakraman Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, menghadiri deklarasi Koster-Ace di Wantilan Desa Pakraman setempat, Jumat (16/2/2018). (Ist)
banner 300250

Jembrana, suarabali.com – Pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang diusung PDI Perjuangan, Wayan Koster-Tjokorda Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) mendapat dukungan dari ribuan krama Desa Pakraman Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana

Mereka menyatakan dukungannya terhadap paslon nomor urut 1 itu saat menghadiri deklarasi Koster-Ace di Wantilan Desa Pakraman setempat, Jumat (16/2/2018) malam. Tampak hadir pada acara itu Bendesa Adat, para Kelian Adat, tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, dan Sekehe Teruna.

Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Jembrana, Made Kembang Hartawan, mengatakan ribuan warga itu siap memenangkan Koster-Ace, karena Koster dinilai sudah berjasa membantu krama Desa Pakraman tersebut.

“Masyarakat Pakraman Ekasari menjamin kemenangan Koster-Ace dengan perolehan suara di atas 70 persen. Sebab, Pak Koster sudah terbukti membantu masyarakat Desa Pakraman Ekasari dengan merehabilitasi dan penataan Pura Pagar Alas,” kata Kembang Hartawan.

Selama acara berlangsung, suasana gemuruh terjadi saat mereka memekikkan “Salam Satu Jalur” dan “Koster-Ace Menang” yang merupakan yel-yel kampanye Koster-Ace.

Kembang Hartawan, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jembrana, optimistis target kemenangan Koster-Ace yang dipatok minimal 70 persen di Kabupaten Jembrana bisa terealisasi.

Menurut dia, selama ini pihaknya sudah turun ke desa-desa untuk menyosialisasikan program-program Koster-Ace yang prorakyat, termasuk menyampaikan hasil perjuangan Koster selama ini dalam membantu masyarakat Jembrana. Aksi turun ke desa-desa itu akan terus dilakukan hingga masa kampanye selesai pada 23 Juni 2018.

“Kami sudah keliling ke desa-desa untuk memberi pemahaman ke masyarakat terhadap perjuangan Pak Koster selama ini di Jembrana. Misalnya, membantu Desa Pakraman, tempat  ibadah, membangun Akademi  Komunitas Negeri yang menjadi cikal bakal Perguruan Tinggi Negeri. Kita tak boleh melupakan kebaikan dan kerja nyata Pak Wayan Koster selama ini,” tegas Kembang Hertawan. (Sir)