Di Gianyar, Ratusan Penyandang Disabilitas Belum Terdata

oleh
Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu saat mengunjungi penyandang disabilitas dan keterbelakangan mental di Yayasan Widya Guna, Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar. (Ist)
banner 300250

Gianyar, suarabali.com – Jumlah penyandang disabilitas (berkebutuhan khusus) dan keterbelakangan mental di Kabupaten Gianyar diperkirakan mencapai ratusan orang. Untuk itu, Pemkab Gianyar akan melakukan pendataan ulang agar mereka mendapatkan bantuan secara kontinyu dan terapi pengobatan.

“Jumlahnya belum bisa kami pastikan. Yang jelas ada ratusan mengingat banyak yang tidak terpantau, terutama yang selama ini hanya diam di rumah,” kata Cokorda Gede Bagus Lesmana Trisnu, usai menyerahkan bantuan alat-alat perlengkapan sekolah kepada anak-anak penyandang disabilitas dan keterbelakangan mental di Yayasan Widya Guna, Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, belum lama ini.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gianyar itu, banyak keluarga penyandang disabilitas dan keterbelakangan mental tidak melapor ke kantor desa, karena berbagai alasan kesibukan bekerja dan faktor lainnya.

Untuk itu, pihaknya bersama Dinas Sosial akan melakukan pendataan ulang dan bekerja sama dengan kantor desa untuk memberikan informasi penyandang disabilitas dan keterbelakangan mental di desa mereka.

“Selanjutnya, kami akan mengunjungi satu per satu keluarga yang selama ini terkesan menutupi atau tidak peduli dengan anggota keluarga mereka dan memberikan pemahaman betapa pentingnya pengobatan, baik dengan cara terapi atau berinteraksi dengan teman-teman lainnya, sehingga nantinya mereka bisa mandiri,” terang Cok Trisnu.

Dia mengakui Pemkab Gianyar belum memiliki wadah atau ruang untuk menampung para penyandang disabilitas. Akan tetapi, pihaknya sudah berencana membangun tempat khusus menampung penyandang disabilitas dan sudah diusulkan membangun Rumah Aman Anak ke Provinsi Bali.

“Kami targetkan terealisasi tahun 2019 nanti setelah pelantikan Bupati Gianyar terpilih,” imbuh Cok Trisnu.

Dia bersyukur, karena banyak relawan atau pihak swasta yang peduli dengan membangun yayasan, bahkan dengan donatur dari orang asing. Untuk itu, dia mendukung dengan memberikan bantuan secara berkesinambungan.

Sementara Kabid Perlindungan Anak AA Sri Laksmi berencana memfasilitasi tenaga terapi untuk memberikan pelatihan terapi kepada orangtua penyandang disabilitas. Sehingga, ke depan para orangtua mampu menjadi tenaga terapi bagi anak-anak mereka.

“Ini lebih efektif, karena orangtua yang selalu mendampingi mereka dan dibutuhkan waktu yang panjang untuk proses kesembuhan,” papar Laksmi.

Usulan ini disambut baik tenaga terapi Yayasan Widya Guna. Mereka menyatakan siap membantu Pemkab Gianyar melakukan pelatihan terapi. (*/Sir)