Dewan Bisnis AS-ASEAN Bantu Peningkatan Investasi di Indonesia

oleh
Dewan Bisnis Amerika Serikat (AS)-ASEAN berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/3/2018). (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Dewan Bisnis Amerika Serikat (AS)-ASEAN memberikan apresiasi atas kenaikan peringkat kemudahan berusaha di Indonesia.

“Ya, ini apresasi atas apa yang sudah dilakukan dan naiknya peringkat kemudahan berusaha kita. Kemudian, mereka menyampaikan beberapa komitmennya untuk tetap meneruskan investasi,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita usai mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pertemuan dengan Presiden/CEO Dewan Bisnis AS-ASEAN Alexander Feldman di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Seperti diketahui, dalam “Doing Business 2018” yang diterbitkan akhir Oktober 2017, peringkat Indonesia naik dari posisi 91 pada tahun 2017 ke posisi 72 untuk tahun 2018.

Alexander Feldman menyampaikan bahwa Dewan Bisnis AS-ASEAN merupakan representasi bisnis AS di wilayah Asia Tenggara. Kali ini, kedatangannya menemui Presiden untuk berdiskusi mengenai pengalaman industri AS di Indonesia secara luas dan hal-hal yang berubah beberapa tahun terakhir.

“Tujuan kami adalah untuk membantu meningkatkan investasi di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dan bekerja sama mempromosikan Indonesia sebagai tujuan investasi AS,” jelas Alexander.

Menurut dia, kerja sama dengan Indonesia merupakan sebuah tantangan sekaligus peluang. Pihak AS juga berupaya untuk mematuhi ketentuan dan peraturan agar bisnis yang dijalankan kondusif.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah akan terus melakukan reformasi ekonomi dan penyederhanaan regulasi untuk meningkatkan investasi.

Dia juga menyebutkan penilaian pebisnis AS yang disampaikan Alexander Feldman mengenai peningkatan rating kemudahan berusaha di Indonesia dan reformasi ekonomi yang dilakukan pemerintah berada di jalur yang positif.

“Mereka memberikan dan menyampaikan dukungan serta komitmen untuk tetap melakukan dan meningkatkan bisnisnya. (Perspektif mereka atas Indonesia) masih bagus sekali,” tutur Enggartiasto seperti dilansir dalam rilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Dalam pertemuan tersebut, selain Menteri Perdagangan, Presiden Joko Widodo turut didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir.  (Sir)