Dewa Made Indra Dilantik Jadi Sekda Provinsi Bali

oleh
Dewa Made Indra mengucapkan sumpah jabatan saat dilantik jadi Sekda Provinsi Bali di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (27/3/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika melantik Drs. Dewa Made Indra, M.Si. menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali. Pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan berlangsung di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (27/3/2018).

Dalam sambutannya, Gubernur Pastika mengatakan sekretaris daerah (Sekda) merupakan jabatan karier yang strategis dan jenjang karier tertinggi bagi PNS di lingkungan Pemerintah Daerah. Sekda mempunyai tugas dan kewajiban membantu kepala daerah dalam menyusun dan mengimplementasikan kebijakan serta mengoordinasikannya dengan seluruh perangkat daerah.

Untuk itu, Pastika berharap agar Sekda mampu mengoordinasikan penjabaran program-program yang disusun dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), menempatkan prioritas program sejalan dengan ketersediaan anggaran, serta mengupayakan realisasi program secara simultan.

“Sebagai top manager, Sekda harus mampu mengefektifkan implementasi fungsi-fungsi manajemen dalam pemerintahan, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga fungsi pengawasan,” jelasnya.

Pada bagian lain, Pastika juga mengingatkan tentang dinamika pembangunan yang bergerak cepat dan makin kompleks serta sikap masyarakat yang kian kritis. Sehingga, pembenahan dalam tubuh birokrasi harus terus diupayakan. Proses terintegrasi mulai dari penataan kelembagaan, ketatalaksanaan untuk mewujudkan budaya kerja, dan peningkatan kualitas sumber daya aparatur dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kita mantapkan program reformasi birokrasi melalui semangat revolusi mental menuju terwujudnya good governance,” tuturnya.

Pastika juga meminta seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Bali agar konsisten mengawal suksesnya program-program prioritas pembangunan daerah dan program lainnya secara menyeluruh.

Demikian pula para bupati dan walikota, pimpinan vertikal, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan asosiasi profesi, pimpinan lembaga kemasyarakatan dan BUMD/BUMN  di Bali agar memantapkan koordinasi dan meningkatkan komitmen, dukungan dan partisipasinya terhadap program pembangunan daerah.

“Pembangunan daerah Bali adalah bagian integral dari pembangunan nasional dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menyukseskannya,” tegas Pastika.

Pelantikan dan pengambilan sumpah Dewa Made Indra sebagai Sekda Provinsi Bali berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 38/TPA Tahun 2018 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi madya di lingkungan Pemprov Bali.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut juga dihadiri Ayu Pastika selaku penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali, para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, sejumlah Bupati dan Walikota se-Bali, para pimpinan OPD Pemprov Bali, dan undangan lainnya. (*/Sir)