Dewa Indra Minta Warga Tidak Tolak PMI yang Pulang ke Bali

oleh
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Indra. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Indra berharap tidak ada lagi penolakan oleh masyarakat mengenai tempat karantina bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru datang dari luar negeri.


Dewa Indra mengatakan PMI yang dikrantina di kabupaten/kota adalah PMI yang negatif berdasarkan rapid test di Bandara Ngurah Rai. Mereka dijemput oleh pemerintah kabupaten/kota untuk diisolasi di tempat karantina yang telah ditentukan oleh pemerintah setempat.

“Selama karantina, mereka dites lagi dengan metode SWAB dan PCR. Jika hasilnya positif, maka dikembalikan ke Pemprov Bali,” katanya, Kamis (16/4/2020) malam.

Dia berharap pemerintah kabupaten/kota bersama unsur TNI, Polri, dan Desa Adat terus melakukan pendekatan kepada masyarakat yang menolak agar mereka lebih memahami tentang virus ini sendiri.

“Mereka menolak karena masyarakat takut, waspada, dan kurang paham akan penyebaran virus ini,” tegasnya.

Dia menjelaskan, virus tidak menyebar melalui udara, tetapi melalui jarak dekat 1 atau 2 meter seperti ada droplet atau menyentuh media yang disentuh oleh orang positif. Jika memang virus menyebar melalui udara, maka petugas yang pertama akan kena.

Buktinya, kata dia, petugas dan tim medis tidak kena, karena mereka menggunakan protokol kesehatan dengan tepat. Jika masyarakat menjalankan protokol kesehatan dengan baik, maka masyarakat tidak akan terjangkit.

“Jangan biarkan masyarakat menggunakan logika mereka untuk melakukan penolakan. Bayangkan jika semua masyarakat menolak, akan dibawa kemana para ABK ini? Karena mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya. (*)