Desa Getasan Siap Menjadi Desa Tangguh Bencana

oleh
BPBD Kabupaten Badung mengadakan simulasi penanggulangan bencana alam gempa bumi yang berakibat kebakaran di Desa Getasan, Kecamatan Petang, Minggu (26/5/2019). (Ist)
banner 300250

Badung, suarabali.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung mengadakan simulasi  penanggulangan bencana alam gempa bumi yang berakibat kebakaran di Desa Getasan, Kecamatan Petang, Minggu (26/5/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Kepala BPBD Kabupaten Badung I Wayan Wirya yang juga Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Kabupaten Badung, didampingi Kepala BPBD Provinsi Bali yang diwakili I Ketut Meniarta, Perbekel Getasan I Wayan Suandi, Babin Desa Getasan, Perangkat Desa, dan masyarakat setempat.

Plt. Kepala BPBD Kabupaten Badung I Wayan Wirya mengatakan pihaknya setiap bulan mengadakan kegiatan simulasi. Bulan lalu simulasi diadakan di ITDC dan sekarang di Kecamatan Petang dengan mengambil tempat di Desa Getasan.

“Simulasi ini juga berkaitan dengan bulan bakti gotong-royong masyarakat yang melibatkan semua elemen yang ada di Desa Getasan untuk sharing informasi bila ada suatu bencana yang terjadi di Desa Getasan. Kali ini simulasi bencana yang kita ambil, yaitu bencana gempa bumi yang berdampak kebakaran disebabkan oleh konsleting listrik,” tambahnya.

Dalam simulasi ini, ada msyarakat yang meninggal, luka berat, luka ringan, dan lainnya yang perlu dievaluasi, sehingga dibuatkan penampungan untuk penanganan tahap awal dari korban-korban tersebut. Stakeholder yang ada di desa ini dilibatkan dalam penanganan korban bencana seperti BPD, LPM, Linmas, karang taruna, ambulans desa, desa adat, PKK, dan PMI.

“Jadi, tata cara penanggualangan bencana itu bisa kita informasikan ke semua masyarakat Desa Getasan. Sehingga, elemen masyarakat mengetahui bagaimana kesiapsiagaan dalam hal penanggulangan bencana. Paling tidak mental dari masyarakat itu siap dalam menghadapi bencana alam tersebut,” ungkapnya.

Terlebih di Desa Getasan, kata dia, sudah ada forum penanggulanagan bencana sebagai garda terdepan untuk memberikan imformasi kepada masyarakat berkaitan dengan bencana alam yang terjadi di Desa Getasan seperti tanah longsor, gempa bumi, kebakaran, dan sebagainya.

“Untuk respon dari petugas pemadam kebakaran dan BPBD sangat sigap. Siap siaga dalam penanganan bencana yang terjadi. Untuk ambulans juga sudah siap siaga untuk penanganan korban bencana seperti ini. Ambulans desa siap siaga dan sudah mengetahui wilayah yang ada di lingkungan desa itu sendiri,” paparnya.

Sementara Perbekel Getasan I Wayan Suandi mengatakan, Desa Getasan selalu menganggarkan dana bencana dari tahun ke tahun. Untuk itu, kata dia, Desa Getasan siap menjadi Desa Tangguh Bencana.

Simulasi penanggulangan bencana itu bertujuan untuk kesigapan masyarakat, tanggap bencana bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam. “Kami memiliki slogan Desa Getasan Tangguh Bencana Alam,” terangnya. (*)