Demi Pariwisata Bali, KPU Minta Pemilu 2019 Berlangsung Damai

oleh
KPU Bali menggelar acara ‘Deklarasi Kampanye Damai Serentak Pemilihan Umum 2019’ di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Bajra Sandhi, Denpasar, Minggu (23/9/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali menggelar acara ‘Deklarasi Kampanye Damai Serentak Pemilihan Umum 2019’ di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Bajra Sandhi, Denpasar, Minggu (23/9/2018). Acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bali I Dewa Made Indra mewakili Gubernur Bali.

Pada acara tersebut, Ketua KPU Bali I Wayan Jondra menekankan agar pelaksanaan Pemilu di Bali berlangsung damai. Sebab, Pemilu akan berimbas pada perekonomian warga yang sangat tergantung pada pariwisata.

Untuk itu,  Wayan Jondra mengajak segenap lapisan masyarakat tetap menahan diri dan jangan sampai larut dengan pesta demokrasi, sehingga tidak menerima perbedaan.

Adapun materi kampanye bagi peserta Pemilu yang telah ditetapkan KPU dan harus ditaati oleh peserta kampanye yang paling utama adalah tetap menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 45. Peserta kampanye juga diharapkan bisa memberikan materi serta visi-misi dengan jujur dan jelas.

KPU menekankan pelarangan keras materi kampanye yang mengandung unsur hoaks, SARA, serta penggunaan politik uang. Sebab, apabila hal tersebut sampai terjadi, Jondra menegaskan pihak aparat keamanan dan Bawaslu tidak akan segan-segan berindak.

“Pada intinya, KPU menginginkan kampanye yang dimulai pada 23 September 2018 dan berakhir pada 13 April 2019, peserta pemilu harus selalu menjalin komunikasi yang sehat dengan warga,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Jondra juga mengatakan peserta Pemilu di Bali berjumlah 547 orang terdiri dari 334 peserta laki-laki dan 213 atau 38,94 % peserta perempuan. Menurut dia, itu sudah memenuhi amanat undang-undang yang mewajibkan peserta Pemilu perempuan berjumlah 30 % dari total keseluruhan.

Para peserta pemilu tersebut akan memperebutkan kursi DPR RI dan DPD RI serta DPRD Provinsi dan Kabupaten se-Bali. (*)