Cegah Kanker Leher Rahim, PKK Provinsi Bali Gelar Iva Test dan Sadanis Gratis

oleh
Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster menghadiri acara Gebyar Deteksi Dini Kanker Servik dan Payudara di Wantilan Gedung Bali TV, Kebo Iwa, Denpasar, Jumat (9/11/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – TP PKK Provinsi Bali bekerja sama dengan berbagai pihak menggelar acara Gebyar Deteksi Dini Kanker Servik dan Payudara melalui Iva Test dan Sadanis di Wantilan Gedung Bali TV, Kebo Iwa, Denpasar, Jumat (9/11/2018). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster.

Dalam sambutannya, Putri Koster mengatakan gerakan nasional pencegahan dan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara pada perempuan untuk menurunkan kematian pada ibu-ibu. Salah satu upaya yang perlu dilakukan bersama  adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kanker, serta mendorong lintas sektor lainnya serta individu masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah penyakit mematikan tersebut.

Untuk itu, Putri Suastini Koster berharap upaya preventif yang telah dikembangkan dalam program deteksi dini kanker leher rahim melalui netode Inisiasi Visual Asam Asetat (IVA) dan pemeriksaan payudara secara klinis dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker.

Selain itu, dia juga berharap kegiatan tersebut dapat mendorong upaya kuat dalam meningkatkan cakupan deteksi dini pencegahan kanker.

“Saya minta para hadirin yang ada di sini maupun yang sudah mengikuti pemeriksaan hari ini agar mengetok-tularkan kepada masyarakat yang lain, khususnya para perempuan terlebih para ibu rumah tangga, tentang pentingnya pemeriksaan dini kanker leher rahim. Saya ingin wanita Bali itu selain cantik di luar juga cantik di dalam dengan menjaga kesehatannya, karena ibu adalah garda terdepan kesejahteraan keluarga,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya mengatakan kegiatan tersebut dalam rangka deteksi dini kanker di kalangan perempuan dan sekaliagus memperingati Hari Kesehatan Nasional.

Untuk itu, kata dia, kegiatan itu dilakukan oleh lintas sektor dengan target peserta yang melakukan IVA test dan sadanis di Bali sebanyak 6.000 orang. Khusus kegiatan yang dipusatkan di Wantilan Bali TV,  ditargetkan sebanyak 600 peserta tes.

Untuk mengakomodasi target tersebut, Ketut Suarjaya mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Klungkung, Buleleng, Karangasem, dan Kota Denpasar.

Dia berharap kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini dapat diikuti masyarakat luas. Sehingga, makin banyak yang melakukan pemeriksaan maka makin terbuka pengetahuan wanita Bali terhadap pentingnya menjaga kesehatan. (*)