‘Boljug’: Patah Hati Putus Dengan Mantan? Ini, Pasar Khusus Menjual Barang Mantan

oleh
Pasar khusus menjual barang bekas mantan dibuat di Vietnam/ AFP
banner 300250

Vietnam, suarabali.com – Jika sakit hati putus dengan mantan, lalu semua barang kenangan dengan mantan membuat hati makin menjerit, kini sudah ada pasar khusus menjual barang bekas mantan. Wah, boljug (boleh juga) ide ini, layak ditiru disini nih.

Mirip dengan bunyi iklan, “Susah move on? .. ‘buang mantan’ pada tempatnya”, maksudnya jual semua barang peninggalan mantan biar tidak ingat dia lagi.

Di pasar Old Flames di Vietnam, pengunjung yang penasaran lantas membaca dengan teliti bertumpuk surat-surat cinta dan memilih parfum, lilin dan pakaian – semua barang bekas dari hubungan yang gagal lantas dijual semua oleh kekasih yang hancur sedih.

Wirausaha “barisan patah hati” ini bertemu sebulan sekali, membawa barang bawaan mereka ke sebuah pondok yang telah dikonversi di sebuah jalan Hanoi yang rimbun untuk menemukan lokasi untuk barang-barang yang tidak dapat mereka tahan lagi untuk dilihat, semakin dilihat maka semakin menjerit hati ini.

“(Setelah putus) Saya sangat sedih, saya tidak bisa minum atau makan, tapi setelah beberapa saat saya bergeliat bangkit, masa lalu adalah masa lalu,” kata Phuc Thuy, 29, yang menjual pakaian, dompet dan bahkan satu tabung pasta gigi yang dia dapatkan saat masih bersama mantan.

Pasar “barang bekas mantan” ini ternyata terus berkembang sejak dibuka pada bulan Februari, terutama di kalangan pemuda di media sosial Vietnam yang terobsesi, tanpa malu-malu berbagi rincian intim tentang kehidupan mereka sehari-hari.

“Orang muda lebih berpikiran terbuka dan mereka ingin berbagi secara mendalam dan luas untuk mengatasi rasa sakit, jadi kami tidak merasakan penderitaan sendiri,” kata pendiri pasar ‘ajaib’ ini Dinh Thang, saat pengunjung memetik lagu cinta dengan gitar di dekatnya.

Dia dengan bangga menampilkan surat cinta, kartu ulang tahun dan buku catatan sentimental dari mantannya sebagai pengingat bahwa memorabilia semacam itu tidak perlu menyakitkan selamanya.

Dia juga membuka pintu bagi vendor lain yang menjual barang baru, dan berencana untuk menduplikat konsep tersebut di ibukota komersial Vietnam, Ho Chi Minh City tahun depan.
Bagi mereka yang belum cukup mencapai tahap pencerahan pasca putus yang emosional, dia menyiapkan papan pesan untuk menulis catatan.

“Kepada semua mantan kekasih saya, saya minta maaf karena saya merasa tidak pernah benar-benar saling mengenal,” . Sedangkan tulisan lain dipapan itu mengatakan: “I’m FINE !!!”

Bagi beberapa orang, pasar Old Flames hanyalah tempat untuk membuat koneksi baru, saling berkenalan, dan siapa tau dapat ‘gebetan’ baru disitu.

“Saya datang ke sini untuk bertemu orang-orang dan melihat barangnya, mengeksplorasi mengapa mereka dulu menjadi kenangan yang sangat indah,” kata Tieu Khuy. (Hsg)