BNN Ungkap Modus Baru Penyelundupan Ganja Bersama Limbah B3

oleh
Truk yang mengangkut ganja kering seberat 300 kilogram dari Aceh tujuan Cilegon. (Ist)
banner 300250

Cilegon, suarabali.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ganja seberat 300 kilogram dari Aceh tujuan Cilegon, Banten, melalui jalur darat. Dari jaringan ini, BNN mengamankan tiga tersangka, yakni Dodi, Misbah, dan Jainudin.

Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Irjen Pol. Arman Depari mengungkapkan, penangkapan jaringan tersebut berawal dari pegembangan kasus penangkapan ganja di Depok.

“Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil menangkap DH di sebuah hotel di daerah Cilegon, Banten,” kata Arman.

Petugas kemudian menggeledah mobil boks dan menemukan 10 karung plastik berisi ganja kering seberat 300 kilogram. “Ganja itu disembunyikan di antara karung limbah medis B3,” ungkap Arman.

Arman mengungkapkan, jaringan tersebut menggunakan modus baru dengan menyembunyikan ganja kering di antara karung limbah medis B3 untuk menghilangkan bau dan mengelabuhi petugas.

“Hampir sama dengan modus terdahulu, kotak yang menyimpan ganja disemprot dengan cat atau pilox untuk mengelabui dan menghilangkan bau,” katanya.

Kepada petugas, DH mengaku barang tersebut akan diserahkan kepada seseorang bernama Misbah di depan hotel tersebut. Sesaat setelah dilakukan serah terima barang, petugas mengamankan Misbah  dan Jainudin.

“Para tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor BNN untuk diperiksa lebih lanjut,” tegas Arman.

Menurut dia, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. (Tjg/Sir)