BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi dari Malaysia

oleh
Tersangka dan barang bukti narkoba yang diselundupkan dari Kuching, Malaysia. (Ist)
banner 300250

Jakarta, suarabali.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai kembali sukses menangkap empat tersangka pengedar narkoba di dua tempat berbeda di Pontianak, Kalimantan Barat. Penangkapan para tersangka tersebut merupakan hasil penyelidikan petugas sejak 26 Maret hingga 3 April 2018.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan dua tersangka, Suprayogi dan Andi, ditangkap petugas BNN di Jalan Raya Sosok, Sanggau, Kalimantan Barat. Dari tangan kedua tersangka, petugas menemukan barang bukti berupa ekstasi sebanyak 21 ribu butir dan sabu seberat 7 kilogram.

“Petugas terus mengembangkan kasusnya dan menangkap dua tersangka lainnya di tempat berbeda,” kata Irjen Pol Arman Depari di Jakarta, Jumat (6/4/2018).

Dua tersangka lainnya, Rio dan Sudirman, ditangkap petugas BNN di Jalan Ngabang, Pontianak, Kalimantan Barat. Petugas juga menemukan barang bukti narkoba jenis ekstasi sebanyak 4 ribu butir dan sabu seberat 21 kilogram.

Total barang bukti yang diamankan petugas dari empat tersangka tersebut adalah 28 kilogram sabu dan 25 ribu butir pil ekstasi.

Arman menjelaskan, para tersangka menyelundupkan narkoba tersebut dari Kuching, Malaysia, ke Kalimantan Barat melalui jalur-jalu tikus (ilegal) di perbatasan darat Indonesia – Malaysia.

Petugas menduga para tersangka anggota jaringan yang dikendalikan oleh Apen yang kini masih mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Bengkayang dan Kama yang juga narapidana di LP Pontianak. (Tjg/Sir)