Bisa Ditukar Sembako, Pemkot Denpasar Bagikan 425 Kartu Lansia

oleh
Ratusan lansia menampilkan tari pendet pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di lapangan parkir Gedung Sewaka Dharma, Denpasar, Minggu (20/5/2018). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara memberikan 425 kartu lanjut usia (lansia)  kepada lansia yang tidak mempunyai keluarga (tidak ada yang merawat). Penyerahan kartu tersebut berlangsung secara simbolis saat peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) di lapangan parkir Gedung Sewaka Dharma, Minggu (20/5/2018).

Melalui kartu lansia, Pemkot Denpasar memberikan bantuan sembako setiap bulan kepada para lansia. Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar I Made Mertajaya mengatakan kartu lansia diberikan kepada lansia yang tidak mempunyai keluarga atau tidak ada yang merawat.

Dengan demikian, menurut dia, para lansia yang tidak mempunyai keluarga atau tidak terawat dapat diringankan, terutama untuk memperoleh sembako. Lansia yang mendapatkan kartu lansia  berdasarkan usulan dari desa/lurah yang telah didata oleh banjar/lingkungan yang ada di Kota Denpasar.

“Kami harapkan semua lansia di Kota Denpasar benar-benar merasa nyaman, karena adanya perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar,” ujarnya

Puncak Halun di Kota Denpasar diawali dengan penampilan tari pendet oleh ratusan lansia dan membawakan beberapa lagu.

Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan kegiatan tersebut bersandar pada tema kesejahteraan. Melalui Halun, dia berharap, para lansia diberikan kebahagian.

Selain memperhatikan bidang palayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial, Pemkot Denpasar juga memperhatikan bagaimana mewujudkan masyarakat bahagia. Masyarakat bahagia dapat terwujud melalui orang tua dengan membuat para lansia senang, nyaman, dan damai disertai rasa dihargai dan dihormati.

Pemkot Denpasar selalu memperhatikan para lansia, mulai dari pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit, termasuk juga kesejahteraannya.

“Pemerintah Kota Denpasar selalu memperhatikan kesejahteraan para lansia. Salah satunya dengan memberikan ruang beraktivitas bagi para lansia seperti pada peringatan Halun ini,” ujar Rai Iswara.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar I Made Mertajaya menambahkan, peringatan Halun di Kota Denpasar dilaksankan dengan berabagai kegiatan yang melibatkan para lansia seperti tari pendet massal, lomba busana ke pura, kegiatan megenjekan, dan lomba joged bumbung.

Selain memberikan wadah aktivitas bagi para lansia, pihaknya juga mengadakan pengobatan geratis yang bekerjasama dengan IDI cabang Denpasar. “Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para lansia,” ujarnya. (*/Sir)