Berlatar Dendam, Pria Ini Lempar Bom Molotov ke Garasi Rumah Warga

oleh
Tersangka pelempar bom molotov ke rumah warga ditahan polisi di Mapolresta Denpasar. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Masih ingat kasus pembakaran dua sepeda motor menggunakan bom molotov di Denpasar Utara pada pekan lalu? Ternyata, pelakunya berinisial MM alias Jerug. Pria berusia 46 tahun ini melakukan aksi kejahatan itu karena berlatar belakang dendam.

Jerug ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar di tempat kosnya di kawasan Mengwi, Badung, Sabtu (15/3/2019) lalu. Saat ditangkap, pria asal Ubung, Denpasar Utara, ini mengakui perbuatannya.

“Pelaku mengakui perbuatanya dengan alasan dendam terhadap korban. Pelaku baru keluar dari penjara karena kasus penganiayaan,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan, didampingi Kasat Reskrim Kompol Wayan Arta Ariawan.

Kapolresta menjelaskan, Jerug melakukan aksinya sendirian. Sebelumnya, Jerug terlibat masalah dengan pemilik sepeda motor. Lantas korban melaporkan Jerug ke polisi pada Januari 2019 dan baru bebas dari LP Kerobokan.
“Saat ini pelaku ditahan di Polresta Denpasar dan dijerat dengan Pasal 187 dan Pasal 406 KUHP,” ujar Kapolresta.

Sebelumnya, Jerug melemparkan bom molotov ke garasi rumah di Jalan Irawan No. 1 Br. Liligundi, Ds. Ubung Kaja, Denpasar, Kamis (14/3/2019). Akibatnya, dua sepeda motor Honda Scoopy warna merah dan Honda Astrea Prima warna hitam ludes terbakar. Di garasi itu ditemukan pecahan botol, sumbu, tutup botol berisi sumbu serta masih tercium bau bensin.

Rasinem (53), warga setempat, mengaku mendengar suara kendaraan sepeda motor berhenti di depan rumah sekitar pukul 03.00 WITA. Dia mengira pengendara motor itu anak kost yang datang. Namun, tak lama kemudian dia melihat nyala api di garasi tersebut.

Melihat ada dua sepeda motor yang terbakar, Rasinem langsung meminta bantuan tetangga dan pemilik kost untuk memadamkan api. Sekitar 30 menit kemudian, api dapat dipadamkan

Ngurah Pratama, pemilik sepeda motor yang juga pemilik rumah langsung melaporkan kejadian tersebut kep kantor polisi. (*)