Berkembang Polemik Soal Pencalonan Jokowi pada Pilpres 2019

oleh
Suasana menunggu kedatangan Presiden Jokowi di lokasi Rakernas PDI Perjuangan di Ina Grand Bali Beach Sanur, Bali, Jumat (23/2/2018). (Foto: Ade)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Setelah melakukan serangkaian kegiatan kunjungan kerja di Bali, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sore ini (23/2/2018) ini menghadiri Rakernas PDI Perjuangan di Ina Grand Bali Beach Sanur, Bali. Paginya, Jokowi meresmikan irigasi dan membagikan 15 ribu sertifikat tanah di Kabupaten Tabanan.

Jokowi tiba di lokasi Rakernas PDI Perjuangan dengan mengenakan jas berwarna merah sebagaimana layaknya kader PDI Perjuangan. Tiba di depan hotel, Jokowi disambut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto, Wakil Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Parera, Menteri Hukum dan Ham Yasona Laoli, dan Mendagri Tjahyo Kumolo.

Menurut Andreas Hugo Parera, rakernas kali ini masih tahap menjaring aspirasi dari bawah, mulai dari para kader dan anggota fraksi, apakah Jokowi akan diusung kembali dalam Pilpres 2019 atau tidak.

Namun, Andreas memastikan, jika kinerja Jokowi baik, berprestasi, disukai banyak orang, maka PDIP akan tetap mengusung Jokowi dalam Pilpres tahun 2019 nanti.

Dia juga membantah jika dalam Rakernas kali terjadi perbedaan pendapat dan pertentangan antara kader apakah Jokowi akan diusung atau tidak di Pilpres nanti.

“Jokowi itu kader PDIP. Dan, PDIP sudah tahu, kalau ada kadernya yang berprestasi maka akan diusung kembali. Namun, keputusan itu sudah ada mekanismenya, terutama dalam Kongres PDIP nanti,” ujarnya.

Namun, informasi yang berkembang di area Rakernas, keputusan untuk mencalonkan kembali Jokowi sedikit alot. Sebab, banyak kader tidak menyetujui Jokowi dicalonkan kembali dari PDIP, karena Jokowi suda dicalonkan oleh beberapa partai lainnya seperti Nasdem, PKB, Golkar, dan Hanura. Para kader tidak sepakat, karena Jokowi dianggap sudah dibajak oleh partai lain.

Menanggapai informasi tersebut, Andreas Hugo Parera membantahnya. Menurut dia, semakin diminati oleh partai lainnya justru semakin bagus. “Semakin banyak partai yang mencalonkan Jokowi akan semakin baik,” ujarnya.

Untuk Rakernas kali ini, belum bisa dipastikan akan mendeklarasikan pencalonan Jokowi atau tidak. Semuanya tergantung kesepakatan rapat. (Ade/Sir)