Berdalih Obat Pereda Sakit, Bule Prancis Ini Konsumsi Narkoba

oleh
Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan menjelaskan pengungkapan kasus narkoba dengan tersangka warga negara Prancis di Mapolresta Denpasar, Senin (18/3/2019). (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar bersama CTOC Polda Bali menciduk seorang warga negara asing asal Prancis karena menyimpan narkoba jenis ganja, hasis, dan sabu.

Bule Prancis berinisial SPD ini ditangkap di Jalan Danau Tondaro, Br. Dangin Peken, Denpasar Selatan, Jumat (15/3/2019) sekitar pukul 18.30 WITA.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan mengatakan saat digeledah, polisi menemukan barang bukti berupa enam paket ganja, dua paket hasish, dan satu  paket sabu. SPD mengaku mendapatkan barang haram itu dengan cara membeli dari seseorang di Giliair, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Kita masih melakukan pengembangan terhadap pengakuan pelaku mengenai asal barang yang didapat dari seseorang di Giliair, Lombok,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan, didampingi Kasat Reserse Narkoba Kompol Aris Purwanto, di Mapolresta Denpasar, Senin (18/3/2019).

Menurut Ruddi,  SPD yang berprofesi sebagai konsultan pertamanan membeli narkoba tersebut seharga Rp 8,7 juta di Giliair. Dia berangkat ke Giliair dengan menumpang kapal boat dari Pelabuhan Padangbai.

SPD kemudian menyimpang barang terlarang itu di kamar Villa. Dia mengaku mengonsumsi narkoba untuk menghilangkan rasa sakit akibat operasi patah tulang kaki pada Juli 2018.

“Pelaku kami kenakan pasal 112 dan 111 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan pelaku telah kita tahan,” pungkas Kapolresta. (Val)