Begini Kelakar Koster di Acara Pisah Sambut Kajati Bali

oleh
Gubernur Bali Wayan Koster. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali digelar di Gedung Kerta Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar Rabu (10/7/2019) malam. Idianto, SH, MH menjabat sebagai Kajati Bali menggantikan Amir Yanto yang menduduki jabatan baru sebagai Direktur Pertimbangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung).

Dalam acara itu, Idianto berjanji akan banyak belajar agar bisa diterima dengan baik di Bali. “Janganlah ‘tertipu’ dengan wajah saya yang kesannya sangar. Sesungguhnya hati saya lembut dan harum, layaknya durian tembaga,” tutur Idianto yang disambut tawa hadirin.

Sementara mantan Kajati Bali Amir Yanto mengaku banyak suka yang didapatkan selama menjabat Kajati Bali. “Karena Bali adalah daerah yang istimewa, yang selalu rukun dan damai,” pujinya.

Aara yang ditandai penyerahan cenderamata itu jugan dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri,  Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bali Ida Bagus Djagra, Bupati Karangasem Ayu Mas Sumatri, Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra, Bupati Bangli Made Gianyar, Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra, Wakil Bupati Gianyar AA Gde Mayun, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, para Kajari se-Bali, dan jajaran OPD Provinsi Bali serta sejumlah tokoh masyarakat.

Sebelum  acara berakhir, Ny Putri Suastini Koster yang dikenal sebagai seniman multitalenta mempersembahkan puisi berjudul ‘Drupadi’ yang mampu menghipnotis para undangan yang hadir.

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster mengharapkan sinergi yang tetap kuat ke depannya  antara pimpinan lembaga di Bali untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Karena Bali adalah kawasan wisata dunia. Sebuah jarum jatuh pun di Bali bisa menjadi berita di tingkat nasional, bahkan internasional,” kata Koster.

Koster melanjutkan, situasi keamanan menjadi hal yang mutlak diperlukan agar Bali bisa tetap eksis di kancah pariwisata internasional. “Masyarakat Bali sebagian besar penghidupannya berasal dari pariwisata. Untuk itu, kita punya tugas menjaga budaya yang ada sebagai modal, sesuai dengan visi kami Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Terima kasih kepada Bapak Kapolda, Bapak Pangdam, Kajati dan segenap masyarakat yang selama ini turut serta menjaga situasi kondusif,” kata ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini.

Koster lalu mencontohkan gelaran akbar pertemuan IMF-Bank Dunia yang berlangsung sukses dan dapat apresiasi tinggi dari negara-negara peserta. “Bahkan jadi role model untuk gelaran selanjutnya,” puji pria kelahiran Sembiran, Kabupaten Buleleng ini.

Khusus untuk pejabat Kajati yang baru, Koster mengajak untuk turut serta memdukung usaha menjaga Bali, budaya dan alamnya. “Tentu juga untuk arahan-arahan dan bimbingan terutama terkait bidang hukum,” ujarnya. “Bisa ditanyakan kepada Bapak Kapolda, bagaimana cara kita berkomunikasi terus menerus bahkan hingga larut malam,” kelakar Koster. (*)