Begini Cara Polisi Rayakan HUT Brimob di Pura Lempuyang Luhur Karangasem

oleh
Sebanyak 250 personel gabungan dari Brimob, Sabhara, dan Polres Karangasem melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan Pura Lempuyang Luhur, Karangasem, Jumat (16/11/2018). (Ist)
banner 300250

Karangasem, suarabali.com – Sebanyak 250 personel gabungan dari Brimob, Sabhara, dan Polres Karangasem melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan Pura Lempuyang Luhur, Karangasem, Jumat (16/11/2018). Mereka memungut sampah plastik yang dibuang sembarangan oleh masyarakat di sepanjang jalan utama menuju Pura Lempuyang Luhur.

Para personel yang terlibat dalam karya bakti itu dilengkapi peralatan seperti kantong plastik dan sapu. Sebelum melaksanakan kegiatan, seluruh personel yang beragama Hindu melaksanakan persembahyangan bersama.

Kasat Brimob Polda Bali Kombes Pol. Yopie Indra Prasetya Sepang mengatakan kegiatan itu digelar untuk memperingati HUT ke-73 Korps Brimob Polri. Selain itu, juga sebagai tindak lanjut dari perintah lisan Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose pada saat acara syukuran HUT Korps Brimob di Polda Bali beberapa waktu lalu.

Dalam pelaksanaannya, seluruh personel dibagi tugasnya sesuai peralatan yang dibawa. Ada yang bertugas memungut dan ada yang membawa tempat sampah. “Seluruh sampah plastik itu dibawa turun sampai areal parkir,” kata Kombes Pol. Yopie Indra Prasetya Sepang.

Perwira lulusan Akpol tahun 1995 ini menjelaskan, apa yang dilakukannya merupakan bentuk nyata Polri dalam menjaga kehidupan di dunia ini, sesuai dengan konsep Tri Hita Karana. Dimana manusia harus menjaga hubungan dengan Tuhan-nya (Parahyangan), alam lingkungannya (Palemahan), dan dengan sesamanya atau manusia (Pawongan).

Pura Lempuyang Luhur tidak hanya ramai dikunjungi umat Hindu yang akan melaksanakan persembahyangan. Pura Sad Kahyangan yang memiliki 1.700 anak tangga ini juga amai dikunjungi wisatawan yang hobi tracking.

“Kawasan pura harus tetap bersih untuk menjaga kesucian pura itu sendiri. Selain itu, apabila sudah bersih, maka wisatawan yang datang ke Bali, khususnya ke Pura Lempuyang Luhur, akan bertambah,” katanya.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat Bali untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan,” imbuh Kasat Brimob. (*)