Begini Akibatnya Jika Parkir Sembarangan di Kota Denpasar

oleh
Petugas Dishub Kota Denpasar menggembok roda mobil yang parkir sembarangan di Jalan Gajah Mada, Denpasar. (Ist)
banner 300250

Denpasar, suarabali.com – Jangan parkir sembarangan di Jalan Gajah Mada, Denpasar, kalau tak ingin kendaraan Anda diderek atau digembok oleh petugas Dishub Kota Denpasar. Seperti terlihat pada Selasa (6/11/2018) kemarin, belasan mobil dan sepeda motor yang melanggar rambu lalu lintas ditindak oleh petugas gabungan di Kota Denpasar.

Tim gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Satpol PP Kota Denpasar, Polri, dan PM sedang giat melakukan penertiban  kendaraan yang melanggar rambu lalu lintas dan parkir sembarangan serta penyalahgunaan trotoar untuk parkir dan berdagang di sepanjang Jalan Gajah Mada, Denpasar, Selasa (6/11/2018).

Kabid Pengendalian Operasional Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kota Denpasar, Ketut Sriawan, mengatakan ada 17 kendaraan yang ditindak karena melanggar. Dari jumlah itu, 11 kendaraan ditilang, 2 mobil digembok, 4 sepeda motor digembosi.

“Penertiban ini bertujuan untuk menjamin kelancaran lalu lintas. Juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib dan peduli keselamatan berlalu lintas,” ujar Ketut Sriawan.

Sriawan mengatakan pihaknya memberikan tindakan tegas untuk menciptakan kelancaran dan ketertiban dalam berlalu lintas. Untuk itu, kata dia, pihaknya sewaktu-waktu akan tetap melakukan penertiban guna memberikan pemahaman terhadap pentingnya tertib lalu lintas dan parkir yang baik bagi masyarakat.

“Harus ada tindakan tegas untuk mengatasi hal ini, karena sudah mengganggu pengguna lalu lintas lainnya,” kata Sriawan.

Sriawan menegaskan, pengguna jalan raya yang parkir sembarangan akan ditindak sesuai dengan Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perhubungan di Kota Denpasar.

Penegakan perda tersebut dilakukan dengan cara penggembosan ban dan pencabutan pentil ban, setelah sebelumnya digunakan cara penderekan dan penggembokan bagi para pelanggar. “Tindakan ini diharapkan memberikan efek jera bagi pelanggar untuk tidak kembali memarkir kendaraan di pinggir jalan atau lokasi yang terdapat larangan parkir,” tegasnya.

Selain penertiban, Dishub Kota Denpasar juga memberikan solusi parkir. Sebab, di dekat areal Jalan Gajah Mada sudah disiapkan tempat parkir di Jalan Sulawesi, Gang Beji, Pasar Kumbasari, dan Jalan Kresna.

“Jadi, masyarakat bisa memarkir kendaraannya di sana dan bisa berjalan kaki di sepanjang Jalan Gajah Mada untuk berbelanja. Selain menyehatkan badan, dengan berjalan kaki kita juga menikmati susana heritage Jalan Gajah Mada,” ungkapnya. (*)